oleh

Miras Oplosan Pencabut Nyawa Masih Misteri

Kabar6-Ramuan minuman keras (miras) oplosan yang merenggut nyawa 3 warga Kelurhan Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hingga kini masih menjadi misteri.

Bahkan, Sudirto (45), pemilik warung jamu yang sekaligus menjual miras oplosan mengaku tidak tahu persis apa saja bahan baku yang digunakan pada racikan miras oplosan tersebut.

“Saya gak tahu. Saya cuma dititipin barang dan disuruh jual dengan keuntungan lumayan,” ujar Sudirto saat ditemui kabar6.com di Mapolsek Pondok Aren, Jumat (9/11/2012).

Pria paruh baya itu mengaku sangat menyesal dengan peristiwa itu. Terlebih, ada tiga warga yang kehilangan nyawa akibat mengonsumsi miras oplosan tersebut.

“Sebenarnya sejak awal saaya tidak mau. Karena takut ditankap polisi. Tapi, karena yang menitipkan barang bilang semuanya sudah aman, maka sayapun akhirnya mau menjual minuman tersebut,” kata Sudirto lagi.

Sementara, pihak Kepolisian Sektor Pondok Aren sendiri hingga kini belum memberikan pernyataan rinci terkait kasus miras oplosan perenggut nyawa tersebut.

Kapolsek Pondok Aren, Kompol Parmono hingga Jumat (9/11/2012) siang, belum bisa dikonfirmasi kabar6.com terkait jenis bahan baku dalam racikan miras oplosan tersebut. Telepon genggam Kapolsek dalam kondisi aktif namun tidak diangkat.

Ya, tiga warga tewas dan seorang lainnya sekarat usai mengonsumsi miras oplosan sajian warung jamu Sudirto, di Jalan Ceger Raya, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (8/11/2012).

Ketiga korban tewas masing-masing adalah, Robbi alias Bodong (37), Samsuri alias Dogol (34) dan Nurohman alias Gondrong (24). Sedangkan korban sekarat yang kini menjalani perawatan di rumah sakit Sari Asih Ciledug adalah, Betong (18).(turnya)

 

Berita Terbaru