oleh

Mengapa Menstruasi Pengaruhi Badan Jadi Gemuk?

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Sebagai wanita tentu Anda sudah paham bahwa setiap datang bulan atau menstruasi, berat badan menjadi naik.

“Berat badan acapkali berubah sehubungan dengan fase menstruasi. Menariknya tidak hanya saat menstruasi saja, tapi juga terjadi sebelum dan sesudah menstruasi,” ujar Christine Gerbstadt, MD, ahli diet dan juru bicara American Dietetic Association, pada Self.

Menurut Christine, dikutip dari tabloidnova.com, terdapat empat fase menstruasi yang perlu dipahami setiap wanita. Berikut uraiannya:
1. Haid
Ketika tubuh mulai mengalami siklus bulanan, Anda mungkin akan merasa kram, kembung, kelelahan, dan suasana hati tidak menentu. Sisi  positifnya, ketika tubuh secara aktif perdarahan, maka akan menumpahkan seluruh lapisan rahim dan mempersiapkan diri untuk siklus darah segar.

Seiring waktu, nafsu makan dan keinginan untuk makan, serta kembung akan menghilang. Bahkan, Anda berada pada berat terendah selama satu bulan setelah siklus berhenti.

2. Fase folikular
Merupakan proses pematangan telur. Pada fase ini, tubuh akan bekerja keras untuk secara alami memilih telur yang sempurna. Inilah yang menyebabkan hormon estrogen meningkat. Sayangnya, peningkatan hormon estrogen berbarengan dengan peningkatan berat badan. Selain itu, lapisan rahim akan menebal menyambut embrio yang dibuahi. Tubuh Anda akan naik hingga satu kilogram.

3. Ovulasi
Menjelang fase ovulasi, Anda akan merasa lebih bersemangat, begitu pula tubuh. Anda akan sering merasa kembung, payudara mulai mengencang.  Ini juga akan berdampak pada kenaikan berat badan. Beberapa perempuan pada fase ini juga ada yang membutuhkan air yang berlebihan sebagai respon terhadap hormon.

4. Fase luteal
Fase luteal ini disebut sebagai waktu setelah ovulasi. Waktu ketika ovulasi terjadi sampai hari pertama menstruasi. Pada tahap ini, Anda tidak akan merasa kembung dalam beberapa hari. Tapi beberapa hari kemudian, Anda akan merasakan apa yang disebut sebagai sindrom pra-menstruasi.

Tidak hanya merasa nafsu makan yang bergelombang saja karena tubuh Anda sedang mempersiapkan kehamilan potensial, Anda juga akan merasakan ingin makan makanan yang asin dan berminyak. Inilah yang akan membawa Anda pada kenaikan berat badan 1–1,5 kg. ** Baca juga: Mengapa Sering Lupa?

Hal yang perlu diketahui, setiap wanita akan mengalami siklus yang berbeda.(ilj/bbs)

Berita Terbaru