oleh

Memalukan, Seorang Hakim di AS Kepergok Mengemudi dalam Kondisi Bugil di Sekitar Kota

Kabar6-Tindakan memalukan dilakukan seorang hakim MA di Ohio, Amerika Serikat (AS), bernama Scott Blauvelt (50). Pria yang telah menjadi pejabat tinggi hukum di wilayah tersebut sejak 1997, kepergok mengemudi dalam kondisi bugil di sekitar kota.

Blauvelt yang telah diskors tanpa batas waktu, melansir Newsweek, ditemukan mengemudi bugil di kota untuk ketiga kalinya dalam 12 bulan terakhir. Blauvelt disebut telah menghancurkan kariernya karena ‘kegemaran’ yang aneh, yakni mengemudi dalam kondisi bugil. Antara 2018 dan 2021, Blauvelt telah melakukan kegemaran itu sebanyak lima kali. Tiga di antaranya dilakukan dalam 12 bulan terakhir. Tapi pada aksi terakhir, Blauvelt nekat memamerkan aksinya pada seorang wanita paruh baya.

Setelah sebelumnya dinyatakan bersalah atas ketidaksenonohan publik dan pengoperasian kendaraan secara sembrono pada 2020, Blauvelt menjalani program dua tahun untuk mengobati gangguan perilaku seksual kompulsif. ** Baca juga: Presiden Afsel Dituduh ‘Sembunyikan’ Uang Korupsi Sebesar Rp60 Miliar dalam Peternakan Miliknya

Sayang, upaya itu tampak tak membuahkan hasil. Menurut media lokal, tiga bulan setelah penangguhan sebelumnya pada 2020, Asosiasi Pengacara Kota Butler meminta penangguhan hukuman. Namun dia kembali ditangkap karena mengemudi bugil dan mengekspos dirinya pada dua kesempatan.

Blauvelt pun dianggap sebagai ancaman substansial yang membahayakan publik. Setelah mengaku bersalah lagi, dia dipenjara total 14 hari. Blauvelt lantas ditempatkan dalam masa percobaan selama sekira dua sampai lima tahun.

Mahkamah Agung menambahkan, Blauvelt sedang dalam perawatan untuk gangguan bipolar. Dia juga telah menyatakan penyesalan atas perilakunya. Dia dapat kembali berlatih hukum di masa depan, tetapi harus membuktikan telah sepenuhnya mematuhi rencana perawatan kesehatan mental dan perintah dari Pengadilan Wilayah III Butler County.

Namun, seorang juru bicara pengadilan mengatakan, Blauvelt tidak dapat memberikan jaminan untuk tidak akan terlibat dalam perilaku yang sama atau serupa di masa depan.(ilj/bbs)