Mau Didemo FAM Tangerang, Begini Kata ATR/BPN

Ilustrasi.(Ist)

Kabar6-Pihak Kantor Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang mengaku belum mengetahui informasi tentang rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum Aliansi Mahasiswa (FAM) Tangerang.

Unjukrasa tersebut mendesak pengusutan atas dugaan Pungutan Liar (Pungli) dalam proyek sertifikasi tanah atau Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di daerah itu.

“Belum tahu kami. Padahal, PTSL kami betul-betul banting tulang untuk warga masyarakat, ada yang menjadi kewajiban warga sesuai Keputusan Bersama Tiga Menteri,” ungkap Kepala ATR/BPN Kabupaten Tangerang Himsar, kepada Kabar6.com, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, dalam proses PTSL ini memang ada biaya yang harus ditanggung warga, seperti komponen persiapan. Sedangkan, untuk komponen penerbitan sertifikat biayanya ditanggung dari Daftar Isian Penggunaan Anggaran (Dipa) BPN.**Baca Juga: Mabes Polri Gerebek Penangkaran Benih Lobster di Kabupaten Serang.

“Komponen biaya persiapan sepenuhnya tanggung jawab warga. Kalau komponen penerbitan sertifikat biaya ditanggung DIPA BPN, warga enggak bayar,” katanya.(Vero/Tim K6).