oleh

Masih Misteri, Ditemukan Geoglyph Kucing Raksasa Sepanjang 37 Meter di Peru

Kabar6-Arkeolog Peru menemukan gambar seekor kucing raksasa terukir di lereng bukit gurun Nazca Lines yang terkenal. Gurun ini diketahui sebagai ‘rumah’ bagi geoglyph burung kolibri, monyet, laba-laba, dan manusia.

Geoglyph adalah corak atau desain besar yang ditoreh pada tanah, dan dibentuk khas oleh batuan klastik (paduan batuan endapan dan mineral), atau elemen tahan lama di bentang alam seperti batu, fragmen batu, pohon hidup, kerikil atau tanah.

Bentuk kucing yang ditemukan, melansir Independent, berukuran sekira 37 meter, bertanggal antara 200 SM dan 100 SM dan diperkirakan berusia sekira 2.000 tahun. Sosok itu terdiri dari tubuh panjang, ekor bergaris dan kepala dengan telinga runcing yang khas. Terdiri dari rumpun yang diukir di gunung, ditambah dengan pengelompokkan batu.

Geoglyph kucing ini muncul ketika dilakukan pekerjaan pembangunan proyek untuk akses pengamatan. “Dari Kementerian Kebudayaan, kami menyadari kalau akses menuju titik pengamatan melewati sebuah geoglypgh dan kami berencana mengubahnya. Karena tidak mungkin kalau akses merusak peninggalan sejarah. Di mana dalam proses itu, kami menyadari sebuah jejak di lereng bukit,” kata Jhonny Isla, kepala manajemen sistem Taman Arkeologi Nasza-Palpa.

Ditambahkan, “Sosok itu dalam proses menghilang karena berada di lereng yang mengalami erosi cukup luas sehingga tersembunyi selama bertahun-tahun.” ** Baca juga: Ini 5 Negara Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak di Dunia

Penemuan itu akhirnya ditelusuri lebih lanjut dengan menggunakan drone, yang mengungkap adanya sosok binatang di bukit tersebut. “Kelihatan seperti sosok binatang, seekor kucing,” tutur Isla.

Ia sendiri cukup terkejut, setelah ditemukannya sosok geoglyph baru lagi di sana. Isla percaya, masih ada geoglyph tersembunyi lainnya di Nazca Lines yang menunggu untuk ditemukan.

Diketahui, sejak Maret lalu daerah tersebuttelah ditutup untuk wisatawan karena pandemi COVID-19. Tetapi akan dibuka kembali pada 10 November mendatang.(ilj/bbs)

Berita Terbaru