oleh

Mantap, Banyak Warga di Nigeria yang Pesan Pizza dari Inggris dan Diantar dengan Pesawat

Kabar6-Zaman sekarang layanan makanan pesan antar sudah menjadi hal lumrah dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di masa pandemi ini. Selain praktis karena tidak harus mendatangi restoran atau tempat makan, Anda pun tidak perlu repot memasak di dapur.

Biasanya, layanan pesan antar akan dikenai biaya tambahan sebagai ongkos kirim, yang nominalnya beragam tergantung jarak. Nah, tahukah Anda, ternyata ada juga sebuah restoran yang tetap melayani pesanan, meski datang dari luar negeri?

Menteri Pertanian Nigeria bernama Audu Ogbeh, melansir businessinsider, mengatakan bahwa banyak di antara rakyatnya yang memesan pizza dari London, Inggris, melalui ponsel, yang kemudian diantar menggunakan pesawat. Saat berbicara di depan Komite Senat tentang masalah pertanian di Abuja, Ogbeh sempat menyinggung perihal impor di Nigeria yang melebih jumlah ekspor.

“Mereka membeli (pizza) di London, mereka membawanya dengan British Airways di pagi hari untuk dijemput di bandara,” katanya. “Ini adalah situasi yang sangat menjengkelkan, dan kami harus bergerak jauh lebih cepat dalam mengurangi beberapa masalah ini.”

Bukan tanpa alasan, Ogbeh menyebut kebiasaan rakyatnya mengimpor pizza sebagai sesuatu yang menjengkelkan. Pasalnya, Nigeria saat ini tengah berusaha untuk menekan angka impor yang terlalu tinggi, karena dapat merusak stablitas ekonomi Nigeria.

“Nigeria adalah negara importir. (Impor) tusuk gigi setiap tahun menghabiskan 18 juta dolar, saus tomat harganya US$400 juta,” terang Ogbeh.

“Sementara itu, sekeranjang tomat harganya kurang dari 2.000 Naira. Para petani kehilangan uang karena pengolah tidak memiliki cukup dana untuk mendirikan pabrik,” tambahnya.

Diketahui, 2.000 Naira bahkan tidak lebih dari US$6. Nigeria sendiri mungkin bukan satu-satunya negara yang menghadapi masalah impor berlebihan. Tampaknya, dia juga harus membuat usulan agar Nigeria juga membangun restoran pizza, agar para orang kaya di Nigeria benar-benar bisa berhenti untuk mengimpor pizza dari Inggris.

Tentu saja, karena ongkos pengiriman dari luar negeri lebih mahal ketimbang harga pizza yang dipesan. ** Baca juga: Selalu Mengelak Saat Ditagih Utang, Pemuda Vietnam Ini Dilakban di Pohon

Orang kaya memang bebas memilih, ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru