oleh

Mahasiswa Papua Blokir Pintu Surya Research and Education Center

Kabar6-Puluhan mahasiswa asal Papua yang tergabung dalam Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (TKIP) Surya memblokir pintu masuk Surya Research and Education Center, dikawasan gading Serpong, Kecamatan Kelapa dua, Kabupaten Tangerang, Senin (2/9/2013).

Aksi tersebut dipicu akibat adanya salah seorang mahasiswa asal Papua dalam STKIP tersebut yang di Drop Out (DO) oleh pihak kampus.

Setiap tenaga pengajar yang datang disuruh pulang kembali oleh petugas keamanan kampus. “Semua tidak boleh masuk, baik tenaga pengajar maupun para siswa,” ujar salah satu pengajar yang enggan disebutkan namanya.

Aksi pemblokiran yang dilakukan mahasiswa guna meminta penjelasan dari pihak rektor kampus. “Kita tunggu pak prof Yohanes Surya sampai datang. Bila tidak, kita akan palang pintu masuk ini terus,” ujarnya.

Meski berlangsung damai, namun tak urung aksi tersebut mengundang perhatian banyak warga yang melintas dilokasi. Terlebih, kawasan tersebut menjadi salah satu jalur alternatif bagi warga.

Sementara, Grace Natali, staf Corporate Communication Surya Institute yang dihubungi kabar6.com membenarkan adanya aksi mahasiswa STKIP tersebut.

Namun demikian, Grace mengaku pihaknya masih belum mengetahui persis pemicu kejadian itu. “Saat ini persoalannya sedang ditindaklanjuti,” ujar Grace.

Sedianya, STKIP Surya didirikan oleh Profesor Yohanes Surya, Ph.D pada tahun 2009 lalu. Misi STKIP adalah membenahi pendidikan di Indonesia melalui peningkatan SDM tenaga pendidik guna mendongkrak ekonomi.

STKIP Surya diklaim mendapatkan dukungan kuat dari banyak pemerintah daerah (pemda) di Indonesia, terutama pemda daerah tertinggal.

Hingga tahun ajaran 2012-2013 ini lebih dari 15 pemerintah daerah telah mengirimkan lebih dari 700 siswa lulusan SMA untuk menjadi calon guru berkualitas yang kelak akan mengubah Indonesia menjadi salah satu negara dengan pendidikan terbaik khususnya dalam bidang sains dan matematika.(andre/tom migran)

Berita Terbaru