oleh

Macet Berjam-jam, Linda: Buruh Harusnya Mikir…!

Kabar6-Kesal dan kecewa menggelayuti benak warga pengguna jalan yang terjebak dalam kemacetan akibat aksi blokir jalan yang dilakukan buruh di pusat Kota Tangerang, Kamis (11/12/2014).

Pasalnya, kemacetan yang timbul akibat aksi buruh itu tidak sebentar. Melainkan hingga berjam-jam lamanya. Dan, ini dianggap sangat merugikan hak warga pengguna jalan sebagai warga negara yang membayar pajak.

“Buruh itu harusnya mikir. Kalau merasa gajinya kurang, ya berhenti saja. Atau pindah kerja, cari yang gajinya besar. Bukannya blokir jalan. Nyusahin orang lain. Nanti kalau pabriknya tutup, emang mau kerja dimana,” ujar Fitrah Rangkuti, seorang pengemudi mobil yang terjebak kemacetan di kawasan Kebun Nenas, Kota Tangerang.

Hal senada juga diungkapkan Linda, warga Bintaro yang juga terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang.

Bahkan, Linda mengaku kesal dengan aksi buruh, karena membuat ibunya yang sedang sakit jadi terhambat saat hendak berobat ke rumah sakit.

“Polisi harusnya tegas dong. Buruh sudah merugikan orang lain kok dibiarkan. Menyuarakan aspirasi sih boleh saja. Tapi jangan sampai membuat orang lain tersiksa dong,” ujar Linda lagi.

Ya, ribuan buruh memblokade ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, persisnya di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Kamis (11/12/2014). **Baca juga: Aksi Memanas, Buruh Nyaris Adu Jotos Dengan Polisi.

Efeknya, Kota Tangerang nyaris lumpuh. Pasalnya, Jalan Perintis Kemerdekaan yang berada di pusat kota menjadi titik pertemuan sejumlah ruas jalan. Hingga berita ini disusun, aksi buruh masih terus berlangsung.(tom migran)