oleh

LSM BIAK Minta Kejaksaan Telusuri Perusahaan Diduga Fiktif Pemenang Tender di Tangsel

Kabar6-Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Independen Antikorupsi (BIAK), secara khusus meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten agar memeriksa PT Fauzan Bahirah Arsya Berkarya, perusahaan pemenang tender pada proyek Tambahan Ruang Kelas (TRK) SDN Perigi Kota Tangerang Selatan sebesar Rp6,9 miliar.

Pasalnya, perusahaan yang berdomisili di Kampung Babakan, RT 003/02, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangsel diduga menggunakan alamat palsu.

“Kami terus ikuti perkembangan informasi ini. Kejaksaan sebaiknya segera turun tangan untuk memeriksa perusahaan tersebut. Dan, ini harus dilakukan supaya terjadi pencegahan dini terhadap tindak pidana korupsi,” ungkap Opik, sapaan karibnya kepada Kabar6.com, Senin (14/6/2021).

Menurutnya, Kejati Banten harus menelusuri perusahaan yang diduga beralamat fiktif tersebut, karena perusahaan yang membangun proyek pemerintah sedianya wajib menggunakan alamat asli sesuai domisilinya.

Kenapa demikian, jelas Opik, ketika terjadi sesuatu hal menyangkut pembangunan proyek, maka pihak pelaksana bisa dengan mudah dimintai pertanggungjawaban atas pekerjaannya.

“Akan berbahaya jadinya jika perusahaan fiktif dimenangkan dalam proses tender. Panitia lelang juga seharusnya lebih selektif melakukan verifikasi para peserta yang ikut dalam tender, karena jika terjadi sesuatu maka tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini bisa menyebabkan kerugian negara,” tutupnya.

Diberitakan sebelummnya, Ketua RT 003 RW 02, Lengkong Gudang, Solihin mengungkapkan, di wilayah tersebut tidak pernah terdengar perusahaan yang dimaksud. Bahkan, imbuh Solihin, wilayahnya hanya terdapat kontrakan- kontrakan.

**Baca juga: BPPT Sebut Turab Longsor di Ciputat Dipicu Tekanan Jenuh Air

“Enggak pernah denger pak perusahaan itu. Disini adanya cuma ada kontrakan dan kost-kostan aja. Kalo perusahaan saya enggak pernah tau. Saya kan tiap bulan ngambil iuran kebersihan, kalo ada perusahaan disini, saya pasti tahu. Tapi enggak ada perusahaan itu,” ujarnya.

Dalam pantauan Kabar6.com di SDN Perigi 04 sudah dimulai pembangunan TRK tersebut.(Tim K6)

Berita Terbaru