oleh

Lima Kutukan Teraneh yang Pernah Terjadi

ilustrasiKabar6-Umumnya kutukan hanya dianggap bagian dari sebuah dongeng sebagai pelengkap suatu cerita. Namun percaya atau tidak, ternyata ada lima kutukan yang benar-benar terjadi, dan sulit dijelaskan dengan akal sehat. Apa saja kelima kutukan itu?

 

 

1. Manusia Es Terkutuk

Oetzi atau manusia es ditemukan di Puncak Gunung antara Austria dan Italia pada 1991. Selama kurun waktu 13 tahun, tujuh orang yang berhubungan dengan penemuan Oetzi didapati tewas. Secara kasat mata, kematian mereka terlihat wajar. Namun empat kematian di antaranya tampak cukup ganjil. Kematian pertama terjadi pada 1992 ketika Rainer Henn, ahli patologi forensik yang menyimpan Oetzi ke dalam sebuah kantung mayat dengan tangan telanjangnya, tewas akibat tabrakan mobil dalam perjalanan menuju sebuah konferensi dunia untuk membahas manusia es tersebut.

 

Berikutnya, Kurt Fritz, pemandu gunung yang mengantarkan Henn ke Oetzi, dan yang membuka wajah Oetzi, tewas tertimbun tanah longsor. Orang nomor tiga, yang memfilmkan penemuan Oetzi, meninggal akibat tumor otak. Daftar korban yang berhubungan dengan hal-hal berkaitan dengan Oetzi pun semakin bertambah dengan akibat kematian yang membuat bulu kuduk berdiri. Bukti pun menunjukkan bahwa manusia es tewas melalui cara yang yang kejam, dibunh dengan sebuah anak panah sebelum kepalanya tertampar keras. Oetzi adalah korban pembunuhan klasik yang tertinggal di pegunungan sehingga menjadi mumi di sebuah kuburan yang tidak diberi tanda.

 

2. Makam Terkutuk

Pada 1941, Stalin mengutus ahli arkeologi Mikhail Mikhaylovich Gerasimov untuk menggali kuburan Timur, seorang penakluk wilayah Asia Barat, Selatan, dan Tengah dari Turki. Menurut Kaumov, para orang tua Uzbekistan setempat sangat marah terhadap penggalian tersebut. Mereka menunjukkan sebuah buku yang menuliskan bahwa makam Timur tidak boleh dibuka, karena bisa memicu peperangan.

 

Kurang dari 24 jam setelah makam dibongkar, Hitler meluncurkan Operasi Barbarossa, yaitu serangan paling terbesar dan paling brutal di Perang Dunia II. Setelah kehilangan jutaan tentara dan warga Soviet, orang-orang Rusia tersebut akhirnya mengembalikan Timur ke makamnya dengan tata cara pemakaman Islam pada 20 Desember 1942.

 

3. Musisi Terkutuk

Istilah “27 Club” berkaitan dengan kematian beberapa musisi seperti Brian Jones, Jimi Hendrix, Janis Joplin, Jim Morrison dan Kurt Cobain, yang tewas di usia 27 tahun. Robert Johnson, pria yang dipercaya sebagai penemu musik blues, tewas pada usia 27 tahun. Konon Johnson menjual jiwanya kepada setan agar dapat menciptakan musik hebat. Usia 27 tahun dianggap waktu yang tepat untuk meninggalkan raga.

 

4. Pernikahan Terkutuk

Ketika Pangeran Amedeo dari Savoy mengumumkan bahwa dia akan menikahi Maria Vittoria dal Pozzo, Putri della Cisterna keenam, Raja Victor Emmanuel II dari Italia langsung menentang niat tersebut. Di hari pernikahan, pembuat pakaian pengantin ditemukan tewas. Maria yang percaya takhayul pun memakai gaun yang berbeda saat menikah. Dari situlah berbagai musibah menimpa rombongan pengantin. Mulai dari kolonel pemimpin prosesi pernikahan yang tewas akibat serangan jantung, hingga pria yang menulis kontrak pernikahan pun mengalami pendarahan dalam otak.

 

Akhirnya Raja Victor Emmanuel II pun sadar bahwa pernikahan ini justru membebani dia dengan biaya pemakaman. Raja Victor pun memerintahkan agar para utusan berjalan kaki secara diam-diam kembali ke istana sebelum para dewa sadar bahwa ada orang lain yang lupa untuk dibunuh. Pembatalan tersebut berjalan lancar sampai Pangeran dari Castiglione terseret di bawah kereta kuda pengantin. Pangeran tersebut adalah orang yang terakhir tewas.

 

Pernikahan pembawa sial antara Maria Vittoria dal Pozzo dan Pangeran Amadeo I secara resmi tidak berakhir sampai sepuluh tahun kemudian, ketika Putri Maria meninggal setelah komplikasi saat melahirkan pada usia 29.

 

5. Nomor Telepon Terkutuk

Ponsel dengan nomor 0888-888-888, dikeluarkan di Bulgaria pada awal 2000-an dan telah melewati beberapa tangan. Setiap orang yang memilikinya dapat dipastikan tidak berumur panjang. Nomor yang berasal dari Mobitel, sebuah perusahaan telepon di Bulgaria, telah menelan tiga nyawa.

 

Pada 2001, pemilik asal sekaligus CEO Mobitel, Vladimir Grashnov tewas akibat kanker. Nomor tersebut kemudian diberikan kepada Konstantin Dimitrov, bos mafia, yang tertembak mati ketika makan malam dengan seorang model pada 2003. Nomor ponsel tersebut lantas jatuh ke tangan Konstantin Dishliev, seorang pengusaha yang kemudian tewas ditembak pada 2005.**Baca juga: Intip Lima Artis yang Asuransikan Payudara Mereka.

 

Kedua Konstantin yang tewas ini memiliki kesamaan nama dan jenis usah. Mereka tewas dengan cara yang sama pada lokasi yang sama, ketika membawa ponsel dengan nomor yang sama. Sejak saat itu, Mobitel mencabut nomor terkutuk yang telah memakan nyawa.(ilj)

Berita Terbaru