oleh

Lift Gedung SKPD Tangsel Sering Mati

Kantor Pemkot Tangerang Selatan.(foto:yud)

Kabar6-‎Dodi (25), pegawai agen air mineral di kawasan Maruga, Kecamatan Ciputat, hanya bisa ngedumel bila mesti disuruh si boss‎ ke kawasan kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Ia seringkali harus berpeluh keringat setiap mengantarkan pesanan pelanggannya.

“Lift-nya sering banget mati,” katanya kepada kapada kabar6.com ditemui di Gedung SKPD 1, Jalan Raya Serua Nomor 1, kemarin.

Menurutnya, jarak tempuh dari lapak usaha agen air mineral di sekitar Bundaran Maruga ke area bangunan yang belum rampung d‎ibangun sejak dua tahun terakhir itu kurang dari 500 meter.

Tetapi sesampainya di gedung tujuan, Dodi bilang, membuat dirinya tersiksa. Sebab lokasi pemesan yakni, Dinas Pariwisata Kota Tangsel berada di lantai 5.

Setiap mengantar pesanan kemasan air mineral ia harus menaiki tangga darurat. Memanggul satu persatu kemasan air pelepas dahaga tersebut. Jumlahnya 10 kemasan galon, dan 4 kemasan kardus air mineral.

“Ya terpaksa bang naik tangga darurat, nganter gak boleh telat. Takut dimarahin sama bos,” ujarnya sambil menyeka keringat pas menuju dari pintu masuk

Dodi mengaku seringkali harus mengeryitkan dahi bila si boss memberikan perintah kepada untuk mengantarkan pesanan air mineral ke organisasi perangkat daerah yang menjadi pelanggan setianya itu.‎ Meski demikian dirinya tak kuasa menolak.

Perintah majikan baginya tetap harus dilaksanakan karena hal itu sudah menjadi konsekuensi demi sesuap nasi. “Kalau disuruh boss anter kemari, duh bayangannya pasti selalu lift mati. Bopong galon naik tangga darurat,” ujar Dodi sambil tersenyum kecut.

Dihubungi terpisah, ‎Kepala Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Abdul Azis menolak berkomentar saat ditanyakan ihwal buruknya fasilitas perkantoran. Menurutnya kewenangan ada di Dinas Bangunan dan Penataan Ruang setempat.

‎”Yang pas nanya ke Disbang, karena emang masih kekurangan daya listrik dan penambahan daya ada di disbang tahun ini,” singkatnya.

“Kalo masalah kebersihan sudah dihimbau untuk tiap skpd menjaga dan membersihkan lingkungannya masing-masing, sebelum ada petugas kebersihan yang tetap,” tambah Azis.(yud)

Berita Terbaru