oleh

Licin, Dua Jam 12 Kasus Kecelakaan di Jalan Raya Pemda

Kabar6-Keluhan warga atas bahaya akibat aktivitas truk bermuatan tanah di kawasan Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kiranya cukup beralasan.

Pasalnya, ceceran tanah yang tertumpah dari truk, dibiarkan begitu saja diruas jalan. Hingga saat hujan turun, tanah akan mencair menjadi genangan lumpur diruas jalan. Alhasil, jalananpun menjadi licin saat dilalui pengendara.

Pantauan kabar6.com Sabtu (29/8/2014), dalam kurun waktu kurang dari 1 jam, setidaknya terjadi lebih dari 12 kasus kecelakaan tunggal, yaitu pengendara motor terjatuh saat melintasi Jalan Raya Pemda, tepatnya tak jauh dari pintu gerbang kawasan Industri Millenium.

Umumnya, pengendara tidak bisa mengendalikan stang kemudi, karena genangan lumpur yang memicu licinnya jalan. Apalagi, dikawasan itu penerangan jalan minim.

Meski umumnya pengendara yang terjatuh tidak mengalami luka fatal, namun sepeda motor pengendara yang terjatuh mengalami kerusakan cukup parah.

“Ini semua gara-gara ceceran tanah yang jatuh dari truk tanah, kemudian diguyur hujan. Alhasil, jalan jadi licin,” keluh Teti, yang shok bercampur kesal setelah terjatuh dari sepeda motor bersama suaminya.

Dikatakan Teti, truk tanah itu berceceran karena saat melaju truk dikemudikan kebut-kebutan. “Supir yang bawa truknya juga kerap ugal-ugalan. Jadi, cecerannya banyak sekali yang tumpah dijalanan,” ujarnya lagi.

Agus, warga sekitar mengatakan, memang satu bulan setelah lebaran Idul Fitri, aktivitas truk pengangkut tanah tampak over melintasi ruas jalan tersebut. **Baca juga: Ceceran Tanah di Jalan Raya Pemda Picu Kecelakaan.

“Katanya sih itu tanah itu diangkut dari Desa Margasari Kecamatan Tigaraksa dan dari Tegal Pondoh, Bogor, diangkut untuk penimbunan kawasan Bizpoint Cikupa, Kabupaten Tangerang,” ujar Agus yang mengaku mengetahui itu dari supir truk saat beristirahat di warungs ekitar lokasi.(agm/din)

Berita Terbaru