oleh

Lemak Perut atau Paha, Mana yang Lebih Susah Dihilangkan?

Kabar6-Secara umum, ada dua jenis lemak yang sering ditemui, yaitu lemak yang menonjol di perut (viseral) dan lemak yang berada di bawah lengan atau paha (subkutan). Dari kedua lemak tadi, mana yang paling sulit dihilangkan?

Diketahui, lemak viseral adalah lemak yang ditemukan dalam rongga perut. Lemak ini membungkus organ-organ internal dalam tubuh, seperti hati dan limpa. Sulit sebenarnya untuk melihat ada berapa banyak jumlah lemak perut yang ada dalam tubuh seseorang secara kasat mata.

Tetapi perut yang buncit dan pinggang lebar bisa jadi tanda bahwa Anda memiliki lemak perut yang berlebihan. Lemak semacam ini bisa mengganggu fungsi organ-organ dalam lainnya di dalam tubuh dengan mengeluarkan zat-zat berbahaya.

Sementara lemak subkutan disimpan tepat di bawah kulit Anda, terutama di paha. Lemak paha ini dengan mudah bisa Anda cubit atau jepit dengan tangan. Lemak subkutan pada jumlah cukup juga sebenarnya diperlukan untuk menghangatkan tubuh. Sayangnya, apabila terlalu banyak bisa berakibat buruk dan menjadi tanda obesitas atau berat badan berlebih.

Benarkah lemak perut lebih sulit dihilangkan? Pada dasarnya, melansir Hellosehat, ketika sedang mengurangi kalori dari makanan dan berolahraga lebih sering, Anda akan kehilangan lemak perut terlebih dahulu. Sifat lemak viseral ini aktif secara metabolik, inilah yang membuat lemak viseral mampu merespon perubahan pola makan.

Semakin banyak jumlah lemak viseral, pembakaran lemak semakin sulit dituntaskan. Biasanya kondisi ini terjadi pada orang yang sudah dewasa. Lemak viseral termasuk jenis lemak yang jaringannya aktif. Artinya, lemak perut ini tidak hanya menumpuk, tetapi bisa melepaskan sesuatu ke dalam tubuh, yakni hormon dan senyawa pemicu peradangan.

Faktanya, lemak perut bisa merangsang produksi hormon dalam tubuh. Hormon utama yang dirangsang oleh lemak ini adalah hormon kortisol. Semakin tingginya kadar hormon kortisol, maka akan memicu tubuh untuk menyimpan lemak viseral lebih mudah lagi, plus hormon ini juga merangsang rasa lapar.

Kadar hormon kortisol dalam tubuh yang berlebihan ini membuat banyak orang dengan perut buncit jadi putus asa, karena sulit untuk dihilangkan. Ditambah lagi, kalau orang tersebut sedang dalam kondisi stres, kortisol akan semakin banyak dihasilkan.

Sekali lemak viseral ini ada, maka produksi kortisol akan selalu muncul. Semakin banyak lemak viseralnya, maka akan semakin sulit juga dihilangkan karena kortisol pun akan semakin banyak dalam tubuh.

Bagaimana cara menghilangkan lemak perut? Atur pola makan agar rendah karbohidrat. Diet rendah karbohidrat adalah cara yang efektif menghilangkan lemak perut. Bahkan beberapa penelitian menunjukan, diet rendah karbohidrat lebih efektif menghilangan lemak perut dibandingkan dengan diet rendah lemak.

Selain itu, olahraga juga sangat penting untuk menghilangkan lemak perut ataupun lemak paha. Idealnya, lakukan olahraga jantung paru yang bisa meningkatkan detak jantung dan latihan kekuatan yang bisa meningkatkan kekuatan otot.

Contoh olahraga kardio yang bisa Anda lakukan yaitu lari, bersepeda, senam aerobik, dan berenang. Contoh latihan kekuatan yang bisa dilakukan seperti squat, push up, dan angkat beban. ** Baca juga: Agar Selalu Sehat, Kurangi Konsumsi Gula Secara Bertahap

Hal yang tidak kalah pentingnya, Anda juga harus mengelola stres, karena akan membuat tubuh jadi lebih mudah menyimpan kelebihan lemak viseral. Teknik rileksasi seperti pernapasan dalam dan teknik manajemen stres bisa dilakukan untuk mengurangi stres.(ilj/bbs)

Berita Terbaru