oleh

Lebak Tingkatkan Eksistensi Bambu lewat Bamboo Festival

Kabar6-Pemerintah Kabupaten Lebak bersama pengerajin bambu menggelar Lebak Bamboo Festival 2019, di Alun-alun Kota Rangkasbitung.

Event yang mengusung tema “Bambu untuk Hidup Lebih Maju” tersebut akan berlangsung sampai 8 Desember 2019.

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan, era digital seyogianya bukan menjadi penghalang bagi produk unggulan lokal.

Tetapi, jadi pemantik semangat dalam memajukan industri lokal melalui sentuhan inovasi dan kreativitas dengan memanfaatkan teknologi.

“Di antara banyaknya potensi lokal yang ada di Lebak, salah satunya adalah bambu yang merupakan salah satu material alam yang banyak ditemukan di Lebak,” ungkap Ade.

Menurutnya, pemanfaatan bambu masih terbatas pada bentuk tertentu, bahkan hanya sebatas menjadi produk raw material.

Padahal katanya, bambu merupakan material yang elastis dan mampu menahan beban berat. Banyak yang bisa dihasilkan dari bambu, seperti souvenir, alat musik, peralatan rumah tangga bahkan serat kain dan kosmetik.

“Mari junjung tinggi eksistensi bambu di Lebak, karena bambu Lebak merupakan salah satu bambu terbaik yang ada di Indonesia, mungkin juga salah satu terbaik di dunia,” ujarnya.

“Manfaatkan potensi bambu yang melimpah di Lebak untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan,” tambah dia.

Salah seorang pengerajin bambu sekaligus penggagas Lebak Bamboo Festival, Wandi menjelaskan, festival bambu bertujuan mengapresiasi potensi alam yang dimiliki Lebak namun belum teroptimalisasi dengan maksimal

“Semoga dengan festival bambu ini, nilai tambah dari bambu bisa meningkat sehingga masyarakat bisa diuntungkan secara ekonomi,” harapnya.**Baca Juga: DPRD Lebak Akan Panggil UMKM, Tanya soal Kerja Sama dengan Retail Modern.

Dia juga mengharapkan dukunga pemerintah daerah secara maksimal kepada komunitas pengerajin bambu melalui akses pemasaran, agar bambu Lebak bisa lebih dikenal secara luas dan meningkat nilai ekonominya.(Nda)

Berita Terbaru