oleh

Langkah Bakor Pakem Lebak Cegah Radikalisme di Kampung Mualaf Baduy

Kabar6-Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kabupaten Lebak mewaspadai penyebaran paham radikalisme kepada warga Baduy yang masuk Islam di Kampung Mualaf, Desa Bojong Menteng, Kecamatan Leuwidamar.

Langkah pencegahan ini diambil menyusul ada eks napi teroris (Napiter) yang memberikan bantuan untuk warga di lingkungan Kampung Mualaf tersebut.

“Memang potensinya belum ada, tapi kita harus ada Kirka (Perkiraan keadaan)
karena mereka kan mantan napiter. Tentu saja harus preventif,” kata Ketua
Bakor Pakem Lebak, Sulvia Triana Haspari, kepada Kabar6.com, di Gedung Kejari Lebak, Senin (18/7/2022).

Sulvia menyebut, masyarakat di Kampung Mualaf Baduy mendapatkan sumbangan dari pihak yang diduga terafiliasi dengan jaringan teroris di sejumlah wilayah.

“Ini lah yang kita harus jaga ya supaya tidak ada penyebaran paham
radikalisme,” ucap Kepala Kejari Lebak ini.

Pihaknya lanjut Sulvia, belum bisa melarang bantuan tersebut karena memang sampai saat ini belum mendapatkan bukti ada penyebaran paham radikalisme dan dianggap menyimpang dari ajaran agama.

**Baca juga: Realisasi PAD Sektor Pasar di Lebak Semester I Capai 49 Persen

“Saat memberikan sumbangan itu ada enggak kata-kata dan ucapan yang sekiranya menyimpang, yang radikal. Kalau belum menemukan itu ya kita tidak bisa mengambil tindakan, tapi kita preventif sebelum ada kejadian,” kata Sulvia.

Terkait ini, Bakor Pakem juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memberikan bantuan kepada warga mualaf di perkampungan tersebut.(Nda)