oleh

Langka, Dinkes Banten Kesulitan Belanjakan Anggaran Peralatan Medis Penanganan Covid-19

Kabar6-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menggelontorkan anggarannya untuk penanganan covid-19 di Provinsi Banten atau sekitar Rp115 miliar lebih untuk menanganinya agar wabah tidak semakin meluas.

Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pranuji Atuti mengaku, meski saat ini Pemprov Banten memiliki anggaran lebih.

Namun, hak tersebut bukan jaminan Pemprov Banten bisa mendapatkan peralatan medis yang dibutuhkan untuk penanganan pasien covid-19, ditengah kelangkaan barang-barang seperti sekarang.

Menurutnya, dari Rp115 miliar yang dimiliki Pemprov Banten sekarang, ternyata sampai saat ini masih banyak anggaran yang untuk keperluan belanja peralatan covid-19 yang belum dibelanjakan.

Bahkan, pihaknya terpaksa harus menunggu hingga akhir April mendatang, jika ingin mendapatkan peralatan medis jenis rapid test, dengan cara harus dipesan terlebih dahulu alias indent.

“Ternyata uang bukan segalanya, karena semua pengadaan barangnya itu langka sekali, sulit didapat, adapun harus menunggu atau inden,” kata Ati, kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Akibatnya, pihaknya terpaksa harus mendistribusikan peralatan medis yang ada, baik yang diperoleh dari bantuan pemerintah pusat maupun dari bantuan CSR dari perusahaan, untuk kemudian didistribusikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan dan dianggap urgen, seperti pasien ODP, PDP dan para petugas medis yang bersentuhan langsung dengan pasien positif.

“Jadi ini emang kita sebarkan tidak merata, sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing (Kabupaten/kota di Banten), antaranya Pasien PDP yang belum melakukan pemeriksaan lab, karena swab VTM habis dan kondisinya sulit sekali. Makanya sambil menunggu sementara kita gunakan rapid test yang ada, kemudian untuk orang yang kontak erat dengan PDP atau pasien positif, terakhir petugas kesehatan yang kontak erat dengan kasus positif,” katanya.**Baca juga: Besok, Pemprov Banten Mulai Distribusikan 3.600 Rapid Test Covid-19.

Lebih jauh Ati mengaku, Pemprov Banten telah mendapatkan sebanyak 5000 APD dan 3600 alat rapid test dari pemerintah pusat yang diterima hari Rabu (26/3/2020) kemarin, untuk selanjutnya didistribusikan kepada kabupaten/kota se-Provinsi Banten.(Den)

Berita Terbaru