oleh

Kurangi Risiko Kematian Akibat Kanker dengan Berjalan Kaki Selama 25 Menit

Kabar6-Ada kabar gembira untuk Anda yang gemar berjalan kaki. Sebuah penelitian menunjukkan, berjalan kaki selama 25 menit sehari mampu mengurangi risiko kematian akibat kanker. Dua penelitian telah menemukan bahwa olahraga teratur seperti jalan cepat, juga bisa membantu orang setelah didiagnosis suatu penyakit.

Satu penelitian, dilansir she.id, menyarankan agar pasien melakukan rata-rata 25 menit latihan ringan intensitas sedang. Sementara setengahnya yang tidak melakukan latihan ini kemungkinan besar akan meninggal. Studi tersebut menyimpulkan aktivitas fisik memiliki ‘potensi yang jelas untuk mempengaruhi kelangsungan hidup’.

Penelitian ini melibatkan 337 wanita yang baru didiagnosis menderita kanker payudara dan telah menjalani operasi untuk mengangkat tumor. Selama delapan bulan, satu kelompok diminta mengikuti program latihan selama 180 menit dalam seminggu. Sementara kelompok kedua, mendapat perawatan standar. Perbandingan kelompok tersebut muncul setelah tindak lanjut selama delapan tahun.

Sandra Hayes, dari Queensland University of Technology di Brisbane, yang melakukan penelitian tersebut mengatakan, berjalan adalah latihan yang paling umum dilakukan untuk sebagian besar pasien.

“Beberapa aktivitas atau olahraga lebih baik daripada tidak sama sekali, dan melakukan lebih banyak umumnya lebih baik daripada kurang,” urainya. Sementara dalam penelitian kedua, 992 orang dengan kanker usus telah dinilai selama tujuh tahun. Dibandingkan dengan mereka yang paling tidak mengikuti pedoman American Cancer Society tentang nutrisi dan olahraga, mereka yang mengikuti secara ketat cara tersebut memiliki risiko kematian 42 persen lebih rendah. Termasuk juga menyarankan untuk olahraga ringan rata-rata 22 menit per hari.

Erin van Blarigan, dari University of California, San Francisco, yang mengerjakan penelitian itu mengatakan bahwa jalan cepat merupakan latihan yang bagus untuk semua orang. ** Baca juga: Lakukan 4 Cara Agar Terhindar dari Kerusakan Mata

Penelitian ini sendiri dipresentasikan pada konferensi American Society of Clinical Oncology di Chicago. Lebih dari itu, mengonsumsi banyak buah, sayuran dan biji-bijian juga sangat membantu.(ilj/bbs)

Berita Terbaru