Kuliner Tak Lazim yang Hanya Ada di Jepang

Shirako/sperma ikan.(Japanese Station)

Kabar6-Tidak hanya terkenal dengan sushi, Jepang pun beken melalui hidangan tak biasa yang mungkin bagi sebagian orang terlihat menjijikkan. Beberapa hidangan yang berbahan dasar hewan, bahkan sering disajikan dalam kondisi masih hidup. Termasuk hewan yang tidak lazim dikonsumsi.

Apa saja sih kuliner tak lazim yang jadi daya tarik di Jepang? Melansir listverse, ini dia beberapa hidangan ekstrem yang dimaksud:

1. Suppon
Popularitas hidangan ini berasal dari klaim yang tidak berdasar bahwa kura-kura dengan bagian tubuh bawahnya yang lunak meningkatkan energi, kekuatan, dan kejantanan. Ekstrak minyak suppon bahkan dijual sebagai pengobatan yang belum terbukti untuk disfungsi ereksi.

Makanan ini juga dijual di restoran pedesaan dengan harga lebih murah. Selama persiapan, leher kura-kura dipotong saat masih hidup. Ini memungkinkan koki untuk mengumpulkan darah, yang kemudian dikonsumsi dengan atau tanpa sake sesuai dengan preferensi.

Tubuh reptil itu dipotong-potong dan dimasak dalam panci nabe untuk menghasilkan kaldu sayuran dan suppon. Hidangan alternatif menggabungkan daging kaya kolagen ke dalam kaldu seafood, tumis dan ramen.

2. Sperma Ikan (shirako)
Shirako sebenarnya adalah kantung sperma ikan. Meskipun kantung ini paling sering diekstraksi dari ikan cod, kadang-kadang juga diambil dari salmon, ikan buntal, dan anglerfish.

Shirako disajikan dalam berbagai cara antara lain digoreng tepung, ditumis, direbus atau dimakan mentah-mentah sebagai sashimi. Adonan, tumis, atau masukkan ke dalam panci panas. Konon, teksturnya sangat lembut seperti krim dan rasanya agak mirip tahu.

3. Katsu ika odori-don (Gurita Menari)
Merupakan kuliner Jepang sensasional yang viral beberapa tahun belakangan. Seperti namanya, gurita disajikan sebagai badut akrobatik bagi pengunjung restoran. Gurita disajikan tanpa kepala lalu disiram dengan kecap asin yang menyebabkan tentakelnya bergerak dan membuatnya tampak seolah-olah masih hidup.

Karena dibunuh saat pelanggan restoran memesan hidangan ini, jadi sebagian besar jaringan saraf gurita masih berfungsi. Natrium klorida dalam kecap asin memicu aksi di neuron sensorik tentakel. Serangkaian sinyal listrik kemudian dikirim ke otot, menyebabkan mereka berkontraksi. Karena sel-sel otot gurita masih memiliki cadangan energi dalam bentuk adenosine triphosphate (ATP), maka tentakel mereka masih bisa bergerak.

4. Shiro-uo (Ice Gobies)
Merupakan ikan kecil yang tembus pandang. Ketika dimasukkan ke mulut, kabarnya ikan ini bisa melakukan tarian odorigui. Dalam bahasa Jepang, odorigui merujuk pada memakan seafood yang masih bergerak. ** Baca juga: Menyedihkan, Kondisi Kebun Binatang di Korea Utara yang Tersebar di Dunia Maya

Berani mencoba? (ilj/bbs)