oleh

Kriminalitas Tinggi, Walkot Tangsel Usulkan Peningkatan Tipe Polres

Kabar6-Wali Kota Tangerang Selatan (Walkot Tangsel), Benyamin Davnie mengusulkan peningkatan kelas atau tipe Kepolisian Resort (Polres) di wilayahnya menjadi Tipe A.

“Yah, itu sudah (diusulkan, red), surat persetujuan atau dukungannya dari Walkot ke Polres untuk naik kelas jadi tipe A,” ujarnya kepada Kabar6.com di Balai Kota Tangsel, Ciputat, Jumat (20/5/2022).

Pria yang akrab disapa Bang Ben menerangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel juga sudah menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo untuk meningkatkan kelas atau tipe Polres di wilayahnya.

“Pada waktu kunjungan Bapak Presiden ke Provinsi Banten pada waktu itu, itu saya sampaikan bahwa kami (Pemkot Tangsel, red) mohon untuk Polres Tangsel itu naik kelas,” terangnya.

Selain Polres Tangsel, Bang Ben menjelaskan, pihaknya juga mengusulkan peningkatan kelas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel. “Termasuk kejaksaan negeri sudah kita usulkan untuk naik kelas, karena memang kebutuhannya seperti itu,” tutupnya.

Diketahui, saat ini Polres Tangsel yang berada di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya (PMJ) sendiri masih bertipe D, yang dipimpin oleh seorang kepala berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP).

Pada tahun 2020 sendiri, Badan Pusat Statistik Provinsi Banten mencatat Kota Tangsel memiliki tindak kejahatan paling banyak di Provinsi Banten dengan mencapai 1.402 kasus dilaporkan, dan yang diselesaikan hanya 442 kasus.

Dikutip dari PMJ News, Mantan Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, sepanjang tahun 2021, tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan mengalami kenaikan sebesar 5,9 persen.

**Baca juga: 8 Pelajar Tangsel Bersaing Jadi Paskibra di Istana Merdeka

Tercatat, pada tahun 2020 ada 2.418 kasus, sedangkan tahun 2021 sebanyak 2.563 kasus.

“Tingkat penyelesaian tindak pidana atau Crime Clearence tahun 2020 sebesar 1.057 kasus, sedangkan tahun 2021 997 Kasus,” tutupnya, pada 31 Desember 2021 lalu.(Eka)