oleh

Korban Yakin Senjata Perampok Pistol Replika Korek

Rumah mewah di Tangsel yang disasar perampok.(yud)

Kabar6-Empat orang komplotan perampok yang menyatroni rumah mewah milik pasangan Hadi Sutomo (67) dan Lim Linda Permata Sari (62), di perumahan Villa Melati Mas Blok H8 Nomor 9-10, Kelurahan Jelupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diyakini menggunakan senjata api (senpi) mainan alias replika.

Meski gagal menguras harta benda korban, namun komplotan pelaku yang panik sempat menganiaya pemilik rumah, karena nekat berteriak kebakaran.

“Kejadiannya saat saya habis masak. Pelaku juga sempet saya tawarin makan, karena saya kira temen mantu saya,” kata Lim kepada awak media dari balik pagar rumahnya, Senin (11/2/2016).

Dua dari tiga pelaku itu, Lim sebutkan, menodongkan dua benda berbentuk senjata api. Sedangkan seorang lainnya terlihat membawa senjatan tajam jenis celurit.

Pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian yang sedang menggelar razia narkoba. Lim bilang, ia bersama empat anggota keluarganya digiring ke kamar mandi oleh komplotan penjahat itu. Tangan semua penghuni rumah diikat dengan tali raffia warna hitam.

“Itu (pistol) palsu. Soalnya pernah lihat di tivi-tivi, pernah lihat orang jual juga. Di Kota (Jakarta Barat) kan banyak yang jual,” bilangnya sambil tersenyum.

Lim bersama keluarganya yang sedang berada dalam ancaman akhirnya mencoba berteriak kebakaran. Ia berharap suara teriakannya mendapat perhatian dari penghuni komplek.

Pelaku yang panik dan kesal akhirnya memukuli Lim. Ia mengaku sampai luka lebam pada ujung bibir yang menyatu dengan pipi dan bagian dadanya itu berwarna ungu terang.

“Saya berontak sambil teriak kebakaran. Terus kebetulan anak saya yang kecil pas pulang sekolah masuk ngirain beneran kebakaran, makanya pelaku pada panik,” cerita Lim.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan komplek, ujar Lim, mobil komplotan pelaku sudah sering terlihat. Pria asing penumpang kendaraan Toyota Avanza warna itu pernah memotret rumahnya. **Baca juga: Rumah Mewah yang Disasar Perampok di Tangsel Minus CCTV.

Akhirnya, lanjutnya, diputuskan oleh ketua rukun tetangga sekitar untuk menutup pintu portal. Sedangkan gaji bulanan bagi petugas keamanan komplek pun rencananya bakal ditambah. **Baca juga: Ngaku Polisi, Kawanan Rampok Satroni Rumah Mewah di Tangsel.

“Udah enggak usah, masih syukur yang penting selamat. Cuma kehilangan BlackBerry doanh kok,” ujarnya seraya menolak diwawancarai awak media televisi.(yud/cep)

Berita Terbaru