oleh

Korban Dugaan Pungli di Tangsel Pelesir ke Taiwan

Kabar6-Pengaduan masyarakat pelaku usaha atas dugaan pungutan liar di kawasan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), masih menjadi tanda tanya.

Pengusaha melek teknologi itu mengeluh, tapi sayangnya sarana keluhan yang digunakan salah alamat.

Informasi yang diperoleh kabar6.com, perusahaan tersebut bernama PT Tecindo Group, berlokasi di Ruko WTC Matahari Serpong Nomor 950.

Pelapor dari perusahaan pusat penyedia perangkat Informasi Teknologi (IT) yakni Darwing Ong yang menjabat sebagai Direktur.

“Benar, ini milik Pak Darwin yang berkantor di WTC Matahari Tangsel,” terang Lulu, karyawan bagian administrasi saat dihubungi Minggu (27/4/2015).

Namun, Lulu mengaku tidak mengetahui motif yang memicu hingga Darwin mengadu bila dirinya coba dimintai sejumlah uang oleh oknum di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel.

“Soal beliau memosting keluhan di web, saya sendiri tidak mengetahui jelas,” jelasnya. Lulu menambahkan, saat ini bosnya sedang tidak berada di Tanah Air karena sedang ada keperluan.

“Saat ini beliau sedang ke Taiwan. Baru berangkat hari ini (kemarin-red),” tambahnya menutup pembicaraan.

Diberitakan sebelumnya, dugaan adanya pungli ini berawal ketika Darwin mencoba mengurus dokumen Angka Pengenal Importir Umum (API-U), sebagaimana tertulis di laman pengaduan website resmi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yakni, www.tangerangkota.go.id. **Baca juga: Begini Keluhan Pungli API-U di Disperindag Tangsel.

Saat dirinya mencoba mengurus sendiri, ada oknum petugas yang meminta uang senilai Rp1,5 juta agar dokumennya dapat ditandatangani.

Tak hak itu, klaim Darwin, petugas tersebut juga menyatakan jika dokumen dititipkan untuk dibawa ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Jalan Syech Nawawi, Palima, Serang, kompensasinya ditambah Rp 1,5 juta.

Tapi sayangnya laporan pengaduan yang disampaikan Darwin Ong salah alamat laman. Darwin malah memposting keluhan ke website resmi milik Pemerintah Kota Tangerang, bukannya ke laman tangerangselatankota.go.id.(yud)

 

Berita Terbaru