oleh

Koramil 06/Tigaraksa Olah Lahan Tidur Menjadi Argowisata Ketahanan Pangan Nasional

Kabar6-Untuk meningkatkan produksi pertanian di masa pandemi Covid-19, Komando Rayon Militer (Koramil) 06/Tigaraksa, Distrik Militer (Kodim) 0510/Tigaraksa dan Korem 052/Wijayakrama bersama Kelompok Tani Desa Sodong melaksanakan penanaman jagung dan cabai di atas lahan tidur.

Penanaman tersebut sebagai bentuk pemanfaatan lahan tidur milik PT. Mega Property Group (MPG) yang ada di samping Gardu Induk PLN Desa Sodong Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (8/4/2021).

Sesuai Peraturan Menteri Pertanian nomor 43 Permentan/OT.010/8/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi, perumusan dan pelaksanaan kebijakaan di bidang peningkatan diversifikasi dan pemantapan ketahanan pangan.

Kegiatan penanaman yang akan diselenggarakan pada Jumat (9/4/2021), turut mengundang Gubernur Banten, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Bupati Tangerang, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kapolresta Tangerang, Dandim 0510/Tigaraksa, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, serta Kadis Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.

Danramil 06/Tigaraksa, Kapten Inf. Boedi Noeryanto mengatakan, di masa pandemi ini kebutuhan akan bahan pokok adalah kewajiban, sehingga TNI AD khususnya Koramil 06/Tigaraksa melihat dari sisi pertahanan, harus terpenuhinya kebutuhan pokok terlebih dahulu.

“Ini sebagai wujud kita mendukung Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program ketahanan pangan. Kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat yaitu dengan penanaman bahan pokok salah satunya jagung dan cabai. Besok, Insya Allah kita bisa menanam perdana jagung dan cabai di atas lahan dengan luas sampai 15 hektar,” kata Kapten Inf Boedi Noeryanto.

Boedi berharap, untuk besok penanaman perdana yang kami beri nama “Argowisata Ketahanan Pangan Nasional”, dapat memenuhi kebutuhan pangan, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang tetap terjaga. Program tersebut juga diharapkan dapat mendorong dan membangkitkan semangat warga/masyarakat agar lebih kreatif dalam memanfaatkan lahan tidur diolah menjadi lahan produktif.

**Baca juga: Pelayanan Puskesmas Jambe, Dinkes: Kami Akan Koreksi

“Sebagaimana diketahui bersama, akibat dampak pandemi Covid-19, tidak hanya menyerang kesehatan, namun juga perekonomian dunia termasuk di Indonesia sampai ke wilayah kita. Untuk itu, masyarakat harus bisa manfaatkan berbagai sumber daya yang ada, baik alam maupun manusia. Mari kita sama-sama berdoa dan berusaha untuk disiplin dan mematuhi Protokol Kesehatan 5M, agar Covid-19 segera berlalu,” pungkasnya.(Han)

Berita Terbaru