oleh

Konon, Ada UFO pada 3 Lukisan Bersejarah Ini

Kabar6-Ada sebuah kisah atau cerita yang ‘tersembunyi’ dalam sejumlah lukisan. Para seniman lukis seakan menceritakan kembali sebuah peristiwa yang dilihat atau menuangkan imajinasinya ke dalam sebuah lukisan.

Namun apa jadinya jika lukisan menampilkan sebuah benda yang tidak dikenal alias UFO? Bisa jadi apa yang dilukis memang benar-benar terjadi atau itu hanya sekadar imajinasi. Melansir keepo.me, berikut tiga lukisan bersejarah yang disebut ‘menampilkan’ UFO secara gamblang. Lukisan apa sajakah itu?

1. Glorification of the Eucharist
Orang-orang percaya jika lukisan ‘Glorification of the Eucharist’ merupakan mandat yang diberikan pihak Gereja San Pietro di Montalcino kepada Ventura Salimbeni sekira 1600. Lukisan tersebut bertemakan Ekaristi.

Namun jika dilihat secara detail, ada beberapa hal yang cukup ganjil di dalam lukisan ini, seperti penggambaran kehidupan alien atau perjalanan waktu. Beberapa orang meyakini, benda berbentuk bola dunia yang terletak di antara Yesus dan Holly Father merupakan sebuah alat pemantau.

Kemudian lingkaran kecil yang berada di bawah bola dunia tersebut dipercaya sebagai mata teleskop yang fungsinya untuk memantau kehidupan manusia di dunia. Ada juga yang mengatakan, benda berbentuk bola dunia tersebut merupakan Sputnik 1, satelit pertama yang diluncurkan ke luar angkasa.

Orang-orang ini meyakini jika Ventura mampu meramal masa depan atau mungkin ia telah melakukan perjalanan waktu guna melihat masa depan secara langsung. Padahal pada saat itu perkembangan teknologi masih belum secanggih sekarang.

Sementara itu, para pakar sejarahwan berpendapat jika objek tersebut adalah bola dunia dan kedua tongkat yang mirip dengan antena adalah tongkat Yesus dan Holly Father.

Nah, ada satu hal yang pasti di dalam lukisan ini, yakni tidak adanya bintang-bintang sehingga bisa jadi lukisan di atas adalah imajinasi tanpa batas dari seorang Ventura.

2. The Miracle of the Snow
Lukisan ini dibuat oleh Masolino da Panicale pada 1432. Menurut cerita yang beredar, lukisan ini menggambarkan legenda hujan salju yang terjadi di wilayah Roma pada saat musim panas.

Peristiwa langka tersebut terjadi pada Agustus abad keempat. Banyak dari para peneliti menyadari kejanggalan cuaca yang tidak biasa di dalam lukisan ini. Di dalam frame dapat dilihat Yesus dan Maria tengah duduk di atas awan sambil menikmati pemandangan di bawahnya.

Banyak yang berargumen jika awan merupakan simbol dari surga. Namun, yang jadi permasalahan adalah awan kecil yang begitu banyak juga dilukis oleh Masolino. Awan kecil tersebut terlihat berbentuk seperti cakram, mirip dengan UFO alien.

Para UFOlogis pun berpikiran jika awan-awan kecil berbentuk cakram tersebut bukanlah merupakan ketidaksengajaan dari sang pelukis. Mereka meyakini jika awan-awan tersebut menggambarkan penampakan UFO yang mungkin pernah terjadi di masa lampau dan menjadi bagian dari legenda.

Meski tidak masuk akal, namun teori yang dikemukakan oleh para UFOlogis ini memiliki kredibilitas yang cukup sebagai sebuah teori. Pasalnya, aktivitas UFO sering dikaitkan dengan perubahan cuaca yang tidak biasa.

3. The Crucifixion of Christ
Lukisan yang menggambarkan penyaliban Yesus ini bernama ‘The Crucifixion of Christ’. Cukup banyak lukisan dengan tema serupa, namun yang menarik adalah lukisan yang satu ini.

Lukisan tersebut menggambarkan Yesus yang tengah disalib di atas altar Biara Visoki yang ada di Kosovo. Lukisan yang dibuat pada 1350 tadi turut memunculkan dua buah pesawat udara yang berbentuk bulat serta kedua pilotnya.

Dan, pilot yang berada di pojok kanan terlihat menoleh ke belakang seakan-akan tengah dikejar oleh pilot yang berada di belakangnya. Keduanya pun tampak seperti mengenakan pakaian luar angkasa.

Namun, kurangnya lingkaran cahaya di sekitar mereka mengindikasikan bahwa mereka bukanlah makhluk Tuhan. Lalu, apa kaitannya dengan UFO? Para pakar teori mengatakan, kehadiran dua pesawat asing tersebut merupakan simbol dari matahari dan bulan. Namun, pihak gereja menolak teori tersebut dan menyatakan secara tegas kalau itu bukanlah UFO.

Mereka justru mengatakan jika itu hanyalah imajinasi berlebihan dari sang pelukis. Namun, jika dikaitkan dengan kondisi dan situasi peradaban manusia pada saat lukisan tersebut dibuat, pihak gereja sesungguhnya benar-benar salah dan bisa jadi akan mendapat hukuman mati. Sebab, pada zaman tersebut masih banyak masyarakat yang menyembah Dewa Matahari, Bulan, serta roh dalam bentuk lainnya. ** Baca juga: Pria Jepang Ini Sewa PSK Hanya untuk Bantu Pindah Rumah

Bagaimana menurut Anda? (ilj/bbs)

Berita Terbaru