oleh

Konflik Kader PKB Tangsel, Suryadi Ogah Ketemu Ruslani

Kabar6-Proses hukum atas laporan tindak penganiayaan yang dilakukan tersangka Suryadi Hendarman terhadap Ruslani memasuki tahap mempertemukan kedua pihak atau konfrontir.

Namun, upaya tim penyidik Mapolsek Serpong gagal karena terlapor enggan bertemu dengan rekannya sesama kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Didampingi kuasa hukumnya Abdul Haris Makmun, Ruslani mengatakan tetap melanjutkan proses hukum. Sejak pukul 10.00 WIB, Ruslani mendatangi Mapolsek Serpong.

Tapi, Ruslani tidak sampai bertemu dengan Suryadi. Ruslani berada di ruang penyidik tim I, sedangkan Suryadi ngumpet di ruang Kanit Reskrim.

“Agenda hari ini katanya saya mau dipertemukan dengan Suryadi. Tapi tidak ketemu juga,” ungkap Ruslani menjelaskan kepada wartawan usai memberikan laporan kepada polisi, Senin (25/8/2014).

Ruslani mengatakan, ini merupakan kedua kalinya Suryadi enggan bertemu dengan dirinya. Namun, dirinya menegaskan, bertemu atau tidak dengan Suryadi, menurutnya tidak akan memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan.

“Enggak tahu kenapa enggak mau ketemu. Ini sudah dua kali lho,” ucapnya.

Di tempat sama, Makmun mengatakan pihaknya sangat menyesalkan sikap Suryadi yang enggan  menemui kliennya. Namun, penyidik menunjukan foto Suryadi kepada Ruslani dan menanyakan apakah Suryadi dalam foto ini hang melakukan penganiayaan terhadap Ruslani.

“Foto yang ditunjukan kepada penyidik itu benar Suryadi Hendarman,” tegasnya.

Selain agenda pertemuan dengan Suryadi, pihaknya, lanjut Abdul juga membuat surat penegasan atau penuntutan. Isinya yakni memintanya kepada pihak kepolisian untuk tetep melanjutkan proses hukum kepada Suryadi hingga proses pengadilan. **Baca juga: Konflik Kader PKB Tangsel, Dewan Syuro Turun Tangan.

“Surat ini sebagai penegasan bahwa kami akan terus melanjutkan  proses hukum hingga ada putusan pengadilan,” lanjutnya.(yud)

Berita Terbaru