oleh

KNKT Ungkap saat Jatuh di BSD Tangsel Ban Pesawat Belum Keluar

image_pdfimage_print

Kabar6-Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) enggan menyimpulkan dugaan penyebab pesawat nomor registrasi PK-IFP jenis Tecnam P2006T yang jatuh di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kecelakaan itu menewaskan tiga orang.

“Memang ban masih dalam kondisi masuk. Saya enggak tahu alasannya apa tapi datanya ban memang ada di dalam belum dikeluarkan,”ungkap Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono di Lapangan Sunburst BSD, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Minggu (19/2024).

**Baca Juga:Pesawat Jatuh di Sunburst BSD, Kapolres Tangsel Sebut Korban Terpental Pilot

Proses evakuasi bangkai pesawat nomor registrasi PK-IFP jenis Tecnam P2006T yang jatuh dilakukan malam hari. Sejak petang tadi usai seluruh jenazah dievakusi satu truk tronton yang biasa mengangkut tanah sudah siaga.

“Seperti yang kita lihat bersama mengumpulkan semua serpihan,” terang Soerjanto. Semua instrumen-instrumen, termasuk serpihan, menurutnya, dibawa ke Bandara Pondok Cabe.

Di lokasi itu dapat dilakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab jatuhnya pesawat milik Indonesia Flying Club. “Kita mencatat ada mesin yang jatuh di sebelah sana. Ada baling-baling yang jatuh di sebelah sini,” terang Soerjanto.

KNKT, lanjutnya, mencatat semua posisi instrumen serpihan pesawat yang ditemukan di lokasi kecelakaan. Soerjanto tegaskan bahwa terlalu dini menyimpulkan dugaan penyebab pesawat jatuh.

Setelah mengevakuasi bangkai pesawat selanjutnya dilakukan investigasi. Namun menunggu informasi lain dan akan diungkap tergantung dari data yang diperoleh KNKT.

Soerjanto bilang, termasuk percakapan antara pilot dengan menara pengawas yang nantinya dapat didengar dari kotak hitam. KNKT ingin mempelajari kenapa pilot mengarahkan pesawat ke Lapangan Sunburst.

“Di sini kita lihat pilot mungkin pilot mendarat darurat. Karena memang di situ lapangan cuman masalahnya dia terkena pohon duluan,” terangnya.

Diketahui, pesawat terbang dari Bandara Udara Salakanagara di Tanjung Lesung, Banten hendak menuju Bandara Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel.

Pesawat jatuh sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Warga saksi bilang saat jatuh belum turun hujan dan terdengar benturan sangat keras mirip tabrakan mobil.(yud)

 

Print Friendly, PDF & Email