oleh

Keterangan Korban Penyebab Polres Tangsel Sulit Ungkap Pelaku Penembakan Misterius

Kabar6- Kepala Kepolisian Resort Kota Tangerang Selatan (Kapolres Tangsel), AKBP Iman Setiawan mengatakan pengejaran terhadap pelaku penembak misterius di wilayah Tangerang ini butuh tenaga ekstra. Iman mengaku timnya sempat kesulitan mengungkap pelaku alasannya korban di tujuh lokasi kejadian berbeda tidak mengetahui kapan kejadian tertembaknya.

“Cuma merasakan bahwa bagian tubuhnya terasa sakit, yang kemudian dicek di rumah sakit ternyata ada bekas luka tembak dan peluru mimis,” ujar AKBP Iman Setiawan di Mapolres Tangsel, Selasa (11/8/2020).

Walau demikian, Iman menambahkan pihaknya menggunakan metode penyelidikan khusus hingga akhirnya tiga pelaku tertangkap di lokasi yang berbeda. Mantan Kapolres Kuningan ini menutup rapat metode penyelidikan yang dilakukan hingga mampu mengungkap sekaligus menangkap pelaku penembakan misterius yang sempat menghebohkan di wilayah Tangerang Raya ini.

“Metode-metode penyelidikan tak dapat diberitahu, sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa ketiga tersangka adalah pelaku penembakan yang selama ini meresahkan,” ujarnya.

Adapun ketiga pelaku yang ditangkap adalah Evans Ferdinand, pemilik airsoft gun sekaligus eksekutor, Clerence Antonius (19) orang yang mencari target, dan Christopher Antonius (19) pengemudi.

Kepada polisi, Evans mengaku ketiga airsoft gun ini bukan rakitan, melainkan dibeli secara online.

**Baca juga: Cerita Korban Penembakan Misterius di Tangerang, Sempat Dibuntuti Mobil Pelaku.

“Kita pastikan bahwa yang memiliki senjata tanpa izin, maka kita kenakan Undang-undang darurat,” paparnya.

Ketiga pelaku terancam pasal pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan dan atau tanpa hak menguasai, memiliki, menyimpan, menggunakan senjata api pasal 170 ayat 2e KUHP, dan atau pasal 353 ayat 2 KUHP, dan atau pasal 351 ayat 2 KUHP, dan atau pasal 1 ayat 1 Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 diancam dengan pidana maksimal 15 tahun penjara.(eka)

Berita Terbaru