oleh

Kepolisian Tiongkok Beri Hadiah Rp1,1 Miliar untuk Warga yang Laporkan Pendatang Ilegal

image_pdfimage_print

Kabar6-Sejak awal 2022 hingga saat ini, Kepolisian Guangdong, Tiongkok, telah memberikan 530 hadiah kepada warga setempat dan menangkap lebih dari 1.400 orang yang diduga melanggar kasus keimigrasian.

Direktur Biro Administrasi Exit-Permit Departemen Keamanan Publik Provinsi Guangdong bernama Liu Guoqiang, melansir Newsgd, mengungkapkan bahwa otoritas Tiongkok telah mengeluarkan uang senilai sekira Rp1,1 miliar sebagai hadiah kepada warga yang melaporkan perihal pendatang ilegal di negara tersebut.

Jumlah hadiah uang yang dikeluarkan itu naik dari sebelumnya sebesar Rp443 juta. Guoqiang mendorong masyarakat setempat untuk melaporkan kasus kedatangan secara ilegal. ** Baca juga: Pihak Berwenang Temukan Para Pedofil Inggris Incar Anak-anak Pengungsi Ukraina

Saat ini, Kepolisian Guangdong telah melakukan operasi bersama dengan otoritas keamanan di wilayah administrasi khusus Hong Kong dan Makau. Sebelumnya, beberapa orang penyusup melalui Guangdong yang merupakan pintu masuk di wilayah selatan daratan Tiongkok dinyatakan positif COVID-19.

Sejak saat itu, otoritas keamanan Tiongkok daratan menggelar setidaknya 30 kali operasi bersama dengan Hong Kong dan Makau yang ketiganya berbatasan laut. Otoritas Tiongkok sebelumnya juga telah mengesahkan regulasi tentang pelaporan aktivitas yang berpotensi membahayakan keamanan negara.

Regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Keamanan Negara (MSS) atau badan intelijen Tiongkok pada Juni lalu itu juga mengatur tentang besaran hadiah Rp221 juta kepada pelapor.

MSS menjelaskan secara spesifik mengenai situasi, metode, standar, dan prosedur pemberian hadiah tersebut sesuai dengan Undang-Undang Keamanan Nasional, Undang-Undang Anti-Spionase, dan peraturan perundang-undangan lainnya.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email