oleh

Kepadatan di Rutan dan Lapas Banten Akan Dikurangi

Kabar6-Guna mengurangi kepadatan di sejumlah Lapas dan Rutan yang ada di Banten, Kanwil Kemenkumham Banten akan memindahkan WBP ke tahanan yang lebih kosong. Bahkan ditahun 2022, akan membangun ruang tambahan di Lapas Kelas I Tangerang dan Lapas Kelas IIA Cilegon.

“Jadi over crowded ini akan kita eliminir, pertama memindahkan WBP dari yang padat ke masih longgar. Kedua, melakukan program berintegrasi sosial, remisi, asimilasi juga. Kemudian meningkatkan kapasitas hunian di Cilegon dan Lapas Kelas 1 Tangerang. Mudah-mudahan bisa berkurang, ini rencana strategis di tahun 2022,” kata kata Kepala Kanwil Kemenkumham Banten, Tejo Herwanto, di kantornya, Kamis (30/12/2021).

Kemudian untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity, vaksinasi covid-19 untuk WBP juga sudah dilakukan. Untuk dosis pertama dan kedua, mencapai 74 persen.

“Jadi untuk di wilayah Banten, 74 persen itu telah di vaksin WBP, vaksin pertama dan kedua kita gabung, jumlah nya segitu,” jelasnya.

**Baca Juga: PDIP Geram Gubernur Banten Seret Nama Presiden dalam Konflik Dengan Buruh

Beberapa WBP Lapas maupun Rutan yang sudah di vaksin seperti di Lapas Kelas I Tangerang berjumlah 1.827, yang sudah di vaksin dosis pertama berjumlah 1.435 dan dosis lengkap sebanyak 1.280 orang atau sudah 79 persen.

Kemudian Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang jumlah WBP nya 3.023 orang, yang sudah di vaksin dosis pertama sebanyak 1.918 orang, kemudian yang dosis lengkap berjumlah 860 orang, totalnya 63 persen.

Selanjutnya Lapas Kelas IIA Cilegon, jumlah WBP nya 1.853 orang, vaksin pertama 1.300 orang dan dosis kedua ada 1.228 orang, persentasenya sebanyak 70 persen.

Kemudian Rutan Kelas I Tangerang, jumlah WBP nya ada 1.148 orang, yang sudah di vaksin dosis pertama berjumlah 902 orang dan dosis kedua sebanyak 891 orang, persentasenya ada 79 persen.

Total WBP di 12 Rutan dan Lapas yang berada dibawah Kanwil Kemenkumham Banten berjumlah 10.368 orang. Total keseluruhan yang sudah di vaksin dosis pertama berjumlah 7.669 dan dosis kedua berjumlah 3.671, persentasenya 74 persen.

“Ada juga yang sudah vaksin pertama dan kedua. Yang penting WBP vaksin saja dulu. WHO bilang kalau 50 persen sudah bagus, kalau sudah 74 persen itu sudah bagus sekali,” terangnya.(Dhi)

Berita Terbaru