oleh

Kemenag Tangsel Cemas Ada Travel Ilegal Menyusup

Kabar6-Pemerintah menegaskan sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai operasional biro-biro perjalanan pariwisata dan ibadah (travel) ilegal.

Badan usaha tanpa perizinan lengkap itu terindikasi kuat banyak memberangkatkan tenaga kerja dan jaringan kelompok radikalisme ke negara-negara di Timur Tengah.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rozak mengakui, dirinya sempat khawatir travel seperti itu ada di tanah kelahiran dan wilayah kerjanya.

Pikiran itu terbersit atas sejumlah pengungkapan kasus persembunyian serta penangkapan pelaku.

“Kemenag tentunya ogah mau kecolongan modus jasa travel tak bertangung jawab seperti itu,” ungkapnya kepada wartawan di Serpong, Senin (6/4/2015).

Maka untuk mengantisipasi, klaim Rozak, terus dilakukan pengawasan secara menyeluruh.

Langkah itu dinilai akan jitu menangkal upaya-upaya orang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan umroh. Para pelaku begitu cerdik memerankan jatidirinya di tengah kalangan masyarakat sekitar.

Bila kemudian tidak memiliki ijin, bukan tidak mungkin akan ada pembekuan dari pihak berwenang. Pihaknya bakal melaporkan kepada Kantor Kemenag Wilayah Provinsi Banten agar ditindak secara serius.

Bila dibiarkan, menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel itu, maka tidak menutup kemungkinan peluang akan disusupi kejahatan terbuka lebar. **Baca juga: UN Manual di Banten Mulai 15 April.

“Kami sampaikan bahwa di Tangsel sampai hari ini belum ada tanda-tanda atau indikasi munculnya berbagai modus jasa travel menyimpang,” ujar Rozak.(yud)

Berita Terbaru