oleh

Keluarga Wanita Korban Mutilasi Minta Pelaku Menyerah

Kapolresta Tangerang, Kombes Irman Sugema dan foto Nur.(shy)

Kabar6-Pihak yang mengklaim sebagai keluarga dari Nur Astiyah, wanita hamil korban mutilasi yang ditemukan di rumah kontrakan Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, meminta Kusmayadi alias Agus Bin Dulgani (32), segera menyerahkan diri.

Ya, sosok Kusmayadi alias Agus, teman pria korban yang diduga kuat sebagai pelaku mutilasi, kini masih belum diketahui keberadaannya dan ditetapkan sebagai buronan polisi.

“Keluarga berharap Agus segera menyerahkan diri. Biar cepet selesai dan almarhumah bisa di makamkan oleh keluarga,” kata Sanin (45), kakak korban, ketika ditemui di kamar mayat RSU Tangerang, Selasa (19/4/2016) dini hari.

Sanin meyakini, bila jasad wanita hamil tanpa lengan dan kaki yang ditemukan di dalam kamar kontrakan itu, adalah Nur Astiyah, adiknya.

Keyakinan itu mencuat setelah keluarga mengenali daster yang ditemukan di sungai, sesuai petunjuk RI, rekan Agus yang kini telah diamankan polisi, karena turut membantu membuang potongan tubuh korban.

Meski demikian, polisi sepertinya tak mau gegabah. Buktinya, polisi tetap mengambil sampel DNA anak Nur Astiyah, untuk memastikan adanya hubungan darah.

‎”Katanya mau dicocokan dulu sampel DNA-nya. Belum tahu kapan hasilnya keluar. Mudah-mudahan sih cepet ketahuan. Biar jasad Nur bisa dibawa pulang,” ujar Sanin penuh harap. **Baca juga: DVI PMJ Ambil Sampel DNA Wanita Korban Mutilasi di Tangerang.

Sebelumnya, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, pihaknya sengaja mengambil sampel DNA dari anak korban, untuk untuk membuktikan apakah mereka benar-benar keluarga korban atau bukan. **Baca juga: Pelaku dan Korban Mutilasi Sempat Bekerja di RM Gumarang Tangerang.

“Sudah ada keluarga yang mengenali korban. Namun, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan pada pihak tersebut, untuk membuktikan apakah mereka benar-benar keluarga korban atau bukan,” ujar Irman, Senin (18/4/2015). **Baca juga: Polisi Sebut Ada Pihak Mengaku Keluarga Wanita Korban Mutilasi.

Diketahui, jasad Nur ditemukan di rumah kontrakannya di Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/4/2016) lalu.

Saat ditemukan, jasad wanita hamil itu hanya tinggal bagian kepala dan tubuh saja. Sedangkan bagian tangan dan kakinya hilang.
 
Beberapa jam kemudian, polisi kembali memukan potongan tangan yang diduga milik wanita hamil tersebut. Dan, pada Kamis (14/4/2016), polisi kembali menemukan potongan sepasang kaki dikawasan Millenium, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.(abie)

Berita Terbaru