oleh

Keluarga Korban Tenggelam Sudah Berkali-kali Hubungi Call Center

Kabar6-Keluarga almarhum Husein (8), bocah yang kemarin tenggelam di aliran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, menceritakan kesulitannya saat hendak membawa jasad korban pulang ke rumah, Minggu (25/8/2019).

Kala itu, pihak keluarga ternyata juga sudah mencoba menghubungi layanan call center, demi mendapat bantuan kendaraan pengangkut jenazah sesegera mungkin, mengingat waktu yang sudah semakin sore.

“Saya sudah hubungi call center sampai 3 kali, akan tetapi pihak call center selalu bilang jaringannnya jelek tidak terdengar. Saya langsung keluar cari tempat sinyal yang bagus, tapi lagi-lagi jawabannya seperti itu, sinyalnya jelek,” kata Supriadi, paman almarhum bercerita kepada wartawan, kemarin.

Karena sudah terlanjur kesal, dirinya pun memutuskan untuk membopong jenazah Husein keluar dari Puskesmas Cikokol, untuk dibawa pulang kerumah, agar dapat segera disemayamkan.

“Ya, saya langsung bopong keponakan saya, karena sudah terlalu lama di puskesmas. Sudah hampir satu jam setengah, dan waktu juga sudah mau magrib, kasian sama jenazah keponakan saya kelamaan,” tuturnya.

**Baca juga: Puskesmas ‘Ogah’ Kasih Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam Dibopong Ayahnya Pulang.

Dari pengalamannya ini, Supriadi berharap kedepan pihak RS maupun Puskesmas di Kita Tangerang dapat lebih memperhatikan sesuatu hal yang bersifat darurat. Apalagi, kata dia, dengan dalih SOP, yang dirasa sulit dimengerti oleh masyarakat awam.

“Kalau memang ambulan disitu tidak bisa dipakai, tapi tolong usahakan bagaimana caranya,” pungkasnya.(ges)

Berita Terbaru