oleh

Kecelakaan Tinggi, Rano Karno: Harus Ada Poliklinik di Jalan Tol

Gubernur Banten, Rano Karno.(bbs)

Kabar6-Menyikapi tingginya angka Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas), Pemerintah Provinsi Banten, berencana membangun poliklinik di sejumlah titik rest area yang ada di sepanjang jalan tol di daerah itu.

Gubernur Banten, Rano Karno mengatakan, pihaknya memiliki pemikiran untuk membangun poliklinik di beberapa titik area peristirahatan di jalan tol.

Hal itu, bertujuan untuk memberikan perolongan pertama pada korban Laka Lantas yang kini tercatat cukup tinggi di Tanah Jawara tersebut.

“Nanti harus ada poliklinik di beberapa titik rest area. Minimal menjadi emergency atau pertolongan pertama, supaya bisa membantu korban Laka Lantas,” ungkap Bubernur Rano, saat memberikan sambutan dalam acara rapat kerja kesehatan daerah Provinsi Banten Tahun 2016 yang digelar di kawasan Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/4/2016).

Rano menambahkan, Pemprov Banten telah membangun infrastruktur jalan di wilayah Banten Selatan, seperti Saketi, Banjar dan lainnya.

Namun, setelah jalan itu terbangun dan kondisinya menjadi lebih baik, ternyata realitanya Laka Lantas menjadi sangat tinggi. “Dulu jalan hancur, kecelakaan hanya luka lecet atau borok. Tapi, sekarang jadi rawan,” katanya.

Apalagi, kata dia, tahun ini Pemprov Banten, akan graund breaking jalan tol Serang Timur- Panimbang sepanjang 84,5 Kilometer. **Baca juga: Potongan Tangan Wanita Korban Mutilasi Ditemukan di Sungai Cimanceuri.

Sementara, sarana dan prasarana kesehatan, seperti rumah sakit tidak ada satu pun yang dibangun di wilayah itu. **Baca juga: Dibentuk, Tim Terpadu Penanganan Kecelakaan di Banten.

Di Banten ini, pembangunan rumah sakit lebih banyak di wilayah Tangerang. Bahkan, jika dihitung jumlahnya mencapai 80 persen ada di Tangerang Raya. Sedangkan, di kawasan Serang, Cilegon, Pandeglang dan Lebak hanya sekitar 20 persen saja. **Baca juga: Kapolda Banten Prihatin Angka Kecelakaan Lalulintas Tinggi.

“Saya hanya membayangkan, kalau terjadi kecelakaan yang simpel saja, apabila ada anak- anak bermain di pantai dan kena gigitan ubur-ubur, mau diobati kemana korbannya,” tuturnya.(Tim K6)

Berita Terbaru