oleh

Kasus DBD Meningkat, Wali Kota Tangsel: Jangan Hanya Fokus Covid-19

Kabar6-Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menanggapi tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mencapai 210 pasien dalam 3 bulan terakhir.

Benyamin menjelaskan, dirinya sudah mewanti-wanti atau mewaspadai naiknya kasus DBD di Kota Tangael sejak lama, hingga dirinya pernah meminta kepada Camat dan Lurah untuk tidak hanya fokus kepada Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Memang saya sudah wanti-wanti sejak lama, kepada seluruh lapisan termasuk camat, kelurahan juga bahwa jangan hanya fokus ke Covid-19 tapi juga DBD. Musim pancaroba saat ini ya memang peningkatan kasus DBD terjadi,” ujarnya di RSU Tangsel, Pamulang, Jum’at (8/4/2022).

Dijelaskan Benyamin, dirinya juga sudah antisipasi hal tersebut dengan Jumantik Tangsel. Meski begitu, dirinya mengatakan, hal itu juga harus diikuti dengan peran dari satu rumah, satu pemantau jentik.

“Saya sudah antisipasi Jumantik Tangsel, tapi itu juga harus diikuti dengan peran dari satu rumah satu pemantau jentik, jadi harus ada orang-orang membasmi jentik,” terangnya.

Lanjutnya, secara logika, fogging DBD itu hanya sampai di luar saja, dan fogging juga hanya membunuh nyamuk dewasa. Dan jentiknya itu berada di tempat-tempat air yang menggenang.

“Jentiknya itu ada di bawah dispenser, ada di bawah kulkas, apalagi di dalam rumah. Makanya harus ada orang di dalam rumah yang membersihkan itu setiap hari,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mencatat ada 210 orang terkena DBD pada 3 bulan pertama di tahun 2022.

**Baca juga: Kabar Duka, Mantan Ketua DPRD Kota Tangsel Meninggal Dunia

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kota Tangsel, dr. Alin Hendalin Mahdaniar kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, 210 kasus DBD ini merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya yang tercatat tidak mencapai angka 200 pasien selama 3 bulan.(eka)