Karyawan PT Joa Industri Lapor ke Bupati Tangerang

Karyawan PT Joa Industri dan kuasa hukum. (Bam)

Kabar6-Kasus Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di PT Joa Industri yang berlokasi di Jalan Raya Kutruk Desa Pasir Barat, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang kian meruncing.

Setelah melaporkan ke Polresta Tangerang, Bambang Hermanto, karyawan PT Joa Industri, kini kembali melayangkan laporan pengaduan kepada Bupati Tangerang.

“Besok, PT Joa Industri akan kami laporkan ke Bupati Tangerang,” ungkap Iwan, kuasa hukum Bambang Hermanto, kepada Kabar6.com, Senin (12/2/2018).

Menurut Iwan, laporan pengaduan itu memuat beberapa hal, di antaranya dugaan pelanggaran BPJS Ketenagakerjaan, dugaan pelanggaran Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pembayaran upah tidak sesuai ketentuan Upah Minimum Kabupaten (UMK), dugaan pelanggaran UU Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan lainnya.

Perusahaan produsen tas dan cover gitar milik pengusaha asing asal Korea Selatan tersebut, kata dia, hingga kini tidak mendaftarkan sebanyak 350 karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Akibatnya, kliennya tidak mendapatkan proteksi apapun dan penggantian biaya pengobatan serta perawatan di rumah sakit saat mengalami kecelakaan kerja.**Baca Juga: Begini Kronologis R Dicabuli 2 Pria di Apartemen Green Lake View.

“Kami berharap Bupati Zaki turun tangan untuk memberi sanksi administratif kepada perusahaan tersebut,” tegasnya.(Tim K6)