oleh

Kapolres: PT SPM DPO Penyelundupan BBM Harus Segera di Tangkap

Kabar6-Jajaran petugas Polsek Cikupa diminta untuk segera meringkus bos PT Sinergi Permata Mulia (SPM) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Hal itu disampaikan Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya disela kunjungannya ke lokasi wisata Tanjung Pasir kepada Kabar6.com, Minggu (11/8/2013).

“Setiap pelaku kejahatan yang sudah masuk dalam DPO wajib dituntaskan oleh penyidik, termasuk bos PT SPM,” tegas Irfing Jaya.

Terkait karangan bunga yang dikirim PT SPM pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 dan diletakkan di depan kantor polres kota Tangerang, Kapolres sendiri mengaku kaget.

“Saya kan masih pejabat baru saat itu. Saya sendiri tidak tau karangan bunga itu dari siapa saja,” ungkap Irfing Jaya.

Seperti diketahui, PT SPM yang telah resmi masuk dalam DPO Polsek Cikupa terkait kasus penyelundupan BBM jenis Solar bersubsidi, membuat heboh karena mengirim ucapan HUT Bhayangkara ke-67 lewat sebuah karangan bunga.

Sedangkan penyelundupan BBM bersubsidi yang dilakukan PT SPM dibongkar oleh sejumlah aktivis LSM Panca Bhakti Nusantara (PBN). LSM ini memergoki sebuah mobil PT SPM saat beraksi menyedot solar di SPBU 34-15706  Kawidaran, pada Selasa (30/10/2012) malam lalu.

Selain meringkus supir dan kernet tersebut, para aktivis LSM PBN juga sempat mengamankan barang bukti berupa sebuah mobil Isuzu Panther bernomor polisi B 2618 UC yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kasus itu kemudian dilaporkan dan ditangani oleh Polsek Cikupa. Sayangnya, hingga kini belum diketahui titik akhir dari penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian tersebut.(Agm)

 

Berita Terbaru