oleh

Kandidat Musdakot II KNPI Tangsel Sudah 10 Balon

Kabar6-Bursa kompetisi musyawarah daerah kota (Musdakot) II KNPI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin ramai. Jumlah bakal calon (Balon)kandidat yang akan maju ke putaran pemilihan pada 20 Desember mendatang terus bertambah.

“Sampai sekarang sudah ada 10 orang Balon yang ambil formulir pendaftaran,” ungkap Ketua SC Musdakot II KNPI, Muhammad Acep, saat dihubungi kabar6.com melalui BlackBerry Massenger, Rabu (12/12/2012).

Acep menjelaskan, hingga pukul 20.50 WIB kader yang sudah mengambil formulir calon ketua yakni Muji S Putra  (Sapma PP). Edi Rusli (Pemuda Panca Marga). Maradona BM-PAN, Sigit (FKPPI), Ayatullah Habibie (BMB). Deni Irawan (Simpul), Muslih Basar (mantan Panwas), Samsul Hariyanto (P-HKTI), Saiful Anwar (PMII) dan Eeng Sulaiman (Sekjend PPP).

“Jumlah pendaftar pastinya akan terus bertambah sampai ditutup pada 16 Desember 2012 pukul 23.00 WIB,” jelas Acep.

Sebelumnya dihubungi terpisah, Muji S Putra, mengatakan keinginanya maju ke putaran Musdakot II KNPI agar kelak jika dirinya terpilih agar pemuda Tangsel bisa berkarya di KNPI. Dia berharap agar seluruh aparatur birokrasi tak memberikan intervensi terlalu jauh.

“Jangan ikut-ikutan karena ruang geraknya sempit sehingga KNPI ga bisa berkembang. Biarlah pemuda Tangsel yang berkarya karena ibarat empang pemuda Tangsel-lah yang tau apa isi ikannya. Apa makan ikannya dan jenis ikannya. Jadi keinginan dan kebutuhan nya pemuda Tangsel kita sudah paham,” harapnya.

Secara terpisah, Aay Samudera, mengungkapkan, alasan dirinya mengambil formulir untuk masuk di arena Musdakot II KNPI. Ia beranggapan, karena merasa terpanggil untuk perbaikan pemuda yang lebih maju lagi disegala lini yang notebene kaum muda intelektual.

Ia mencoba akan bersinergi dengan eksekutif dan legislatif karena ini tidak bisa dipisahkan dengan nuansa pemuda yang cerdas modern dan relegius.

“Harus selalu kondusif menjadikan Musdakot II ini contoh keintelektualan pemuda Tangsel yang terhimpun dalam wadah KNPI, bukan ego. Tapi mana visi misi yang harus dikedepankan untuk dijalani, bukan janji-janji pengkerdilan,” imbuhnya.(yud)

Berita Terbaru