oleh

Juni, BUMN Mulai “Garap” Jalan di Banten

Kabar6-Tiga perusahaan milik pemerintah (Persero) dalam naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal mengerjakan pembangunan infratruktur jalan yang tersebar di wilayah Provinsi Banten dengan total nilai proyek mencapai Rp640 miliar.

Ketiga perusahaan dimaksud masing-masing adalah, PT Brantas Abipraya, PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya. Dipastikan, awal Juni mendatang ketiga perusahaan itu akan mulai bekerja.

“Alhamdulillah, penandatanganan kontraknya dengan perusahaan BUMN itu sudah dilakukan. Seharusnya minggu ini mereka mulai bekerja, tapi pastinya awal Juni dimulai,” Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten Widodo Hadi, akhir pekan kemarin.

Sedianya, penandatanganan kontrak kerja antara tiga perusahaan BUMN dengan Pemprov Banten dilakukan pada Kamis (21/5/2015) lalu, disaksikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten, Rano Karno di Bandung.

Sedangkan sejumlah ruas jalan yang akan dibangun itu adalah, Jalan Simpang Munjul, Pamulang, Pajajaran, Otista yang berada di Tangerang Selatan (Tangsel), dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dengan biaya Rp142,9 miliar.

Kemudian Jalan Pakupatan-Palima sepanjang 10 kilo meter di Kota Serang, dikerjakan oleh PT Adhi Karya dengan nilai kontrak sebesar Rp243,6 miliar serta Jalan Hasyim Ashari di Kota Tangerang dengan nilai Rp90 miliar.

Sementara untuk Jalan Palima-Pasar Teneng di Kabupaten Serang dengan nilai kontrak Rp130,9 miliar, dikerjakan oleh PT Hutama Karya.

“Pengerjaan proyek tersebut menggunakan sistem multiyears atau tahun jamak dengan masa kerja selama 540 hari kalender,” ujar Widodo.

Plt Gubernur Banten, Rano Karno berharap progres pembangunan ruas jalan yang akan digarap perusahaan BUMN tersebut, bisa berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan kualitas jalan baik sesuai kontrak kerja.

“Saya di sini enggak punya kepentingan apa-apa. Kepentingan saya adalah ingin kualitas jalan baik, maka itulah kami undang BUMN. Kita sudah mengawali tahun lalu membangun jalan ruas Malingping-Banjarsari, Banjarsari-Saketi hampir 60 KM serta ruas jalan Tigaraksa Citeras 27 KM,” kata Rano.

Pembangunan empat ruas jalan dilakukan oleh perusahaan BUMN. Dan, Rano meyakini kualitas pembangunannya terbaik. Meski demikian, pihaknya tetap mengontrol progres pembangunan.

“Saya pikir Anda (BUMN) adalah orang yang memiliki representatif untuk menjadi kontraktor yang terbaik, saya ucapkan terima kasih BUMN sudah mau bekerja sama. Sekarang ini masyarakat Banten sudah sangat mengharapkan infrastruktur jalan yang berkualitas. Saya tidak menuntut apa-apa kepada perusahaan, karena ini tuntutan dari masyarakat, saya tidak ingin pekerjaan terlambat,” kata Rano.(ADV)

Berita Terbaru