oleh

Juara 2 Inovasi TTG, Ini Fungsi RT RW Digital Buatan Mahasiswa ITTS

Kabar6-Tiga mahasiswa dari Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) berhasil meraih juara 2 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Romy Fadly, Nathan, dan Faiz membuat sebuah inovasi teknologi berupa RT RW Digital, dimana teknologi itu mendigitalidasi sistem administrasi dari RT RW konvensional.

Koordinator pengembangan RT RW Digital dari ITTS, Romy Fadly menerangkan, pengembangan teknologi ini berfungsi untuk mengehmat waktu dalam kepengurusan pencatatan di tingkat RT dan RW.

Fadly menjelaskan, RT RW Digital ini menggunakan sebuah dekoder dimana didalamnya terdapat ID unik, yang berfungsi untuk menghindari bentrok akun antar RT dan RW yang berjumlah ratusan.

“Kita menggunakan 1 server terpusat, semua RT server terpusat, dekoder nya yang banyak, setiap dekoder itu memiliki ID unik sendiri, ini RT berapa RW nerapa, biar tidak bentrok dengan RT/RW lain,” ujarnya kepada Kabar6.com, ditulis Rabu (25/5/2022).

Fadly menerangkan, saat ini terdapat 3 fitur utama dalam RT RW Digital yang dibuat oleh kelompoknya, yaitu pertama adalah fitur lapor tamu.

Dimana menurutnya, fitur ini sangat penting bagi RT maupun RW yang mewajibkan tamu melapor dalam 1 kali 24 jam, menurutnya, saat ini hal itu menjadi masalah, karena masyarakat repot untuk kerumah RT.

Fitur kedua, dijelaskannya, adalah fitur Request penerima bantuan sosial (bansos), dimana selama ini dirinya melihat hal itu sebagai masalah, karena saling klaim lebih layak untuk mendapatkan Bansos.

“Terus fitur ketiga RT bisa menyebar informasi ke warga, jadi didalam alat rekorder itu dia posting, semua warga dapat notifikasi,” terangnya.

“Fungsinya baru 3 itu, tapi semua administrasi ke RT itu bisa kita tambahkan kesini, request surat pengantar, izin tinggal, izin domisili, misalkan laporan keuangan RT, bantuan dari atas penyalurannya kemana, jadi ada transparansi,” tambahnya.

**Baca juga:Hari Ini ABG Korban Kekerasan di Serpong Mulai Sekolah

Fadly mengatakan, keuntungan dari penggunaan digitalisasi ini adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat karena bisa memberikan pelayanan baik.

“Kalau untuk masyarakat sendiri fungsinya karena dia bisa menghemat waktu, otomatis dia bisa lebih sejahtera. Karena warga itu punya kesibukan, dia meluangkan waktu libur hanya untuk mengurus sesuatu ke pak RT dan pak RT nya gak dirumah. Berapa waktu yang terbuang, berapa kegiatan sehari-hari dia yang bisa saja menghasilkan untuk dia, dan akhirnya hilang,” tutupnya.(eka)