oleh

Jokowi Sebut Pasar Ciputat Kumuh, Ini Kata Pemkot Tangsel

Kabar6–Tidak ingin disebut kumuh oleh Calon Presdien (Capres) Joko Widodo, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melimpahkan persoalan kekumuhan Pasar Ciputat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Hal itu menyusul hingga kini belum diserahterimakannya asset Pasar Ciputat dari Pemkab Tangerang kepada Pemkot Tangsel.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Dudung E. Diredja, mengatakan penanganan pasar tradisional Ciputat, belum bisa dimaksimalkan karena hingga kini masih dikelola oleh Pemkab Tangerang.

“Bukan berarti Pemkot Tangsel mau lepas tanggungjawab. Tapi memang hingga kini Pasar Ciputat masih dikelola oleh Pemkab Tangerang,” ujarnya.

Ditegaskan Dudung, sesuai Undang-undang nomor 51 tahun 2008 mengenai pemekaran daerah Kota Tangsel, seharusnya seluruh aset milik Tangsel seharusnya sudah diserahkan paling lambat lima tahun sejak berdiri.

“Kami akan meminta bantuan ke Pemprov Banten, dan nantinya penyerahan aset tidak asal sehingga tidak ada masalah dikemudian hari. Saat ini, komunikasi dengan Pemkab Tangerang soal aset berjalan dengan baik,” ucap Dudung saat dihubungi Selasa (1/7/2014).

Diakui Dudung, kondisi pasar tradisional Ciputat setiap harinya penuh dengan sampah. Bahkan, kondisinya berserakan. Selain itu, keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pinggir jalan juga rutin memicu kemacetan.

“Untuk mengatasi itu, harus segera dilakukan pembenahan. Dan, saat ini kami tinggal menunggu penyerahan asetnya saja,” ungkap Dudung. **Baca juga: TNI: Lahan di PTPN Serpong Hasil Tukar-guling.

Seperti diketahui, pada Senin (30/6/2014) Capres Joko Widodo menyambangi Pasar Ciputat. Capres yang diusung PDI Perjuangan ini bahkan kaget melihat kekumuhan yang terjadi di Pasar Ciputat.(way)