oleh

Jika Dikonsumsi Berlebihan, Jahe Miliki Efek Berbahaya Bagi Kesehatan

Kabar6-Jahe adalah salah satu bumbu masakan yang memiliki bentuk mirip dengan lengkuas dan berakar. Jahe ini memiliki rasa yang pedas dan hangat. Jahe dapat diolah menjadi berbagai macam minuman seperti kopi jahe, teh jahe, gula jahe, dan masih banyak lainnya.

Rasanya yang hangat sangat pas bila dinikmati ketika tubuh sedang tidak sehat ataupun sedang dalam cuaca dingin. Untuk diolah ke dalam makanan biasanya jahe diiris-iris lalu dicampurkan ke dalam masakan.

Meskipun jahe dikenal sangat menyehatkan, jahe ternyata memiliki efek berbahaya untuk kesehatan, apabila dikonsumsi secara berlebihan setiap hari.

Apa saja efek berbahaya konsumsi jahe, khususnya teh jahe, secara berlebihan? Melansir Fimela, para ahli mengungkapkan, konsumsi jahe berlebih bisa meningkatkan keasaman dalam tubuh. Jahe yang dikonsumsi berlebih juga sangat mungkin menurunkan tekanan darah secara drastis. Bagi kita yang punya risiko darah rendah, bisa jadi kondisi kita akan semakin parah jika kita memaksa diri mengonsumsi jahe.

Jahe yang dikonsumsi secara berlebih juga memungkinkan meningkatkan risiko diabetes. Beberapa senyawa dan nutrisi yang terkandung di dalam jahe diketahui bisa meningkatkan gula darah. Ini juga bisa menyebabkan sistem pencernaan terganggu.

Sifat panas dan pedas pada jahe akan berpengaruh sangat buruk buat sistem pencernaan jika dikonsumsi saat perut masih kosong. Tidak jarang kita akan merasa mulas dan sakit perut selepas minum teh jahe.

Ibu hamil juga sangat tidak dianjurkan minum teh jahe. Bukan hanya jahe, ibu hamil dilarang minum berbagai minuman yang terbuat dari rempah atau jamu. Alasannya, nutrisi yang terkandung dalam rempah atau pun jamu membahayakan kandungan dan bisa menyebabkan kontraksi sebelum waktunya. ** Baca juga: Hal yang Sebaiknya Dihindari Agar Rambut Tidak Menipis Saat Tua Nanti

Nah, agar bisa merasakan manfaat jahe, pastikan untuk mengonsumsinya secukupnya atau seperlunya. Selama tidak dikonsumsi secara berlebih, jahe tidak akan membahayakan kesehatan.(ilj/bbs)

Berita Terbaru