oleh

Jemaat Gereja di Alam Sutera Kenakan Barcode Deteksi Cegah Covid-19

Kabar6-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meninjau persiapan ibadah perayaan Hari Natal di Gereja Paroki St. Lauriensius kawasan Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara. Pengurus tempat ibadah itu menerapkan pembatasan bagi jemaat di tengah pandemi Covid-19 agar tak terjadi klaster baru.

“Kedatangan kami, tim Forkopimda, untuk melakukan pemantauan sekaligus melihat langsung penerapan protokol kesehatan yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan yang diberlakukan di gereja,” katanya, Kamis kemarin.

Ia menerangkan pengecekan sengaja dari awal supaya tidak mengganggu kegiatan ibadah saat malam natal, Jumat (25/12). “Contohnya gereja Paroki St. Lauriensius melaksanakan ibadah secara offline dan online,” terangnya.

“Pelaksanaannya dua sesi, jam 5 sore dan jam 9 malam. Jamaah yang akan hadir sebanyak 300 orang di gereja, sisanya mengikuti secara online,” tambah Airin.

Hasil laporan dari Kanwil Kementrian Agama Tangsel ada 102 gereja yang tetap melakukan ibadah natal secara offline tetapi juga disiarkan melalui online.

“Meski ada yang tetap beribadah di gereja, panitia tetap menerapkan disiplin prokes seperti gereja Paroki Saint Lauriensius yang jamaahnya di barcode sehingga benar-benar bisa dipastikan kesehatan umatnya yang beribadah benar-benar sehat. Dan saya mengapresiasi sistem yang dibuat karena bisa menjadi contoh umat lainnya untuk diterapkan di rumah ibadah,” jelasnya.

**Baca juga: Reses di Pakualam, Rano Alfath Bagikan 70 Sembako pada Yatim Piatu

Menurutnya, untuk pengamanan malam natal, ada 600 personel gabungan dari TNI/Polri serta Satpol PP dikerahkan demi kenyamanan umat kristiani yang merayakan.(yud)

Berita Terbaru