oleh

Jelang Lebaran, Penyelundupan Sabu di Bandara Senilai Rp 9 Miliar

Kabar6-Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Bandara Soekarno-Hatta Okto Irianto mengungkapkan, menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah, penyelundupan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta mengalami peningkatan.

“Adanya peningkatan penyelundupan sabu menjelang Lebaran, kemungkinan karena pelaku mengira paket narkotika yang dibawanya tidak akan terdeteksi petugas,” kata Okto Irianto di Tangerang, Banten, Kamis (1/8/2013).

Padahal di tengah meningkatnya pengiriman paket Lebaran, jelas Okto, pengawasan juga ditingkatkan sehingga penyelundupan berhasil digagalkan.

“Menjelang Idul Fitri, jika diestimasikan, total sabu yang telah disita petugas mencapai sembilan miliar lebih,” ujarnya.

Ia merinci, dalam penggagalan penyelundupan pertama, petugas membekuk warga negara India berinisial SB (27). Pelaku menyembunyikan sabu di dalam dinding koper bawaannya sebanyak 1.684 gram dengan estimasi nilai sekitar Rp 2,27 miliar.

Penggagalan kedua, petugas membekuk warga negara India berinisial KB (37) dan warga negara Indonesia berinisial LH (52). Pelaku menyembunyikan sabu di dalam mainan berbentuk sofa sebanyak 5.018 gram dengan estimasi nilai Rp 6,77 miliar.

Penggagalan ketiga, petugas membekuk warga negara China Taipeh berinisial HJ (39). Pelaku menyembunyikan paket sabu di celana dalam yang dipakainya sebanyak 482 gram dengan estimasi nilai Rp 650 juta.

Para pelaku mendekam di tahanan Polres Bandara Soekarno-Hatta. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.(bbs/yps)

Berita Terbaru