oleh

Jaringan Narkoba Banten Dikendalikan Napi Lapas Tangerang

Kabar6-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, membongkar jaringan sabu internasional yang beroperasi diwilayahnya.

Dari hasil pemeriksaan, peredaran narkoba tersebut kiranya dikendalikan oleh salah seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang.

Terbongkarnya jaringan narkoba itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan petugas BNN Provinsi Banten, sepanjang 1 bulan terakhir.

Hingga akhirnya, petugas berhasil meringkus Aditya, pembawa paket sabu seberat 95,795 gram dalam kemasan kardus dengan lakban bening dalam mobil Toyota Avanza Hitam Nopol B 1514 BQV.

“Kami ikuti terus perkembangannya selama tiga minggu sampai satu bulan”, Kata Kabid Pemberantasan Narkotika, BNN Provinsi Banten, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) H. Akhmad F Hidayanto, Rabu (15/10/2014).

Diterangkannya, Aditya alias Bodag, yang bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta di Jakarta, membawa paket sabu dari Jakarta Barat menuju Serang. “Kami ringkus pelaku di lampu lalu lintas Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang,” ujarnya.

Selanjutnya, tersangka berikut mobil beserta barang bukti Sabu segara diamankan ke Kantor BNN Provinsi Banten untuk dimintai keterangannya. “Di hadapan penyidik BNN Provinsi Banten, tersangka Aditya alias Bodag menyangkal bila sabu itu miliknya,” jelasnya.

Setelah penyelidikan lebih lanjut, Bodag mengaku, dia hanya orang suruhan Narapidana empat tahun penjara di lapas Kelas I Tangerang, bernama MZ alias Diki sebagai pengendali.

Dan, dua orang narapidana inisail KCH alias Aheng dan TKC alias Andy, Warga Negara Malaysia, sebagai pemasok barang Narkotikanya. **Baca juga: Terdeteksi, Ini Penyebab Keracunan Massal Ace Hardware.

“Diki memerintahkan Aditya untuk mengambil Shabu seberat satu ons di Mall Season City di kawasan Jakarta Barat. Dan, Aditya itu kuda nya, disetir atau dikendalikan dari dalam lapas. Hanya sebatas mengantarkan, sesuai perintah”, jelasnya.(tmn/din)

Berita Terbaru