oleh

Janji PKB Pandeglang di Usia yang ke 22 Tahun

Kabar6- Jajaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pandeglang, di usia PKB ke 22 ini akan fokus untuk mengawal atau advokasi penggunaan anggaran pemerintah dalam porsi kepentingan masyarakat, supaya setiap program pembangunan yang dilakukan pemerintah terasa maksimal manfaatnya oleh masyarakat Pandeglang.

Salah seorang anggota DPRD Pandeglang dari fraksi PKB, Ade Muamar mengatakan, usia PKB sudah masuk ke 22 tahun, maka di usia yang sudah dewasa ini gerakan PBK di Pandeglang akan fokus pada advokasi politik dan anggaran. Agar setiap anggaran yang dialokasikan pemerintah, benar – benar tepat sasaran dan dirasa oleh masyarakat.

“Porsi kepentingan masyarakat yang kami perjuangkan, baik untuk infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan masyarakat dan termasuk pondok – pondok pesantren,” ungkap Ade usai melakukan santunan anak yatim di wilayah Kecamatan Saketi, Pandeglang Minggu(26/7/2020).

Selain gerakan dalam advokasi anggaran pemerintah lanjut Ade, dalam momentum Hari Lahir (Harlah) PKB ini punya tema Aksi Melayani Indonesia (Ami). Salah satunya dengan mengedepankan kegiatan – kegiatan yang bersifat sosial, seperti santunan anak yatim yang dilakukan tadi siang.

“Kegiatan aksi sosial dilakukan di seluruh tingkatan. Namun untuk di wilayah Pandeglang, kami tidak hanya pada gerakan sosial, tapi kami juga akan memfokuskan pada pengawalan anggaran pemerintah,” katanya.

**Baca juga: Membelot, Ketua DPW Nasdem Banten: Ada Pulpen Bukan Mulut.

Politisi PKB itu juga mengaku, setiap anggaran yang dialokasikan pemerintah tentu harus dikawal semaksimal mungkin, khusunya pada porsi kepentingan masyarakat. Karena khawatir ada program pemerintah yang dijalankan tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Perlu diketahui ada banyak program pembangunan yang dilakukan pemerintah, tapi manfaatnya tidak bisa dirasakan oleh masyarakat. Salah satu contoh bangunan rest area di Panimbang dan itu mubajir, makanya mari kita sama – sama kawal setiap program pembangunan pemerintah,” ujarnya. (Aep)

Berita Terbaru