oleh

Jamu Cespleng Belum Tentu Baik

Kabar6-Sejak lama jamu tradisional dianggap cespleng. Namun perlu ekstra hati-hati karena jamu baru akan menunjukkan khasiatnya setelah dikonsumsi sekian lama.

Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen Bahdar Johan, M.Pharm mengatakan, jamu-jamu yang dianggap cespleng secara instan umumnya mengandung Bahan Kimia Obat (BKO).

Penggunaan bahan BKO ini jika tidak terkontrol akan merusak fungsi organ tubuh. Baca juga: Usai Nikmati Layanan Pijat Plus, Pria Gaek Tewas Mendadak.

Disebutkankan Bahdar, pihaknya telah melarang peredaran jamu-jamu herbal yang dianggap cespleng. Namun, karena jumlah permintaan tinggi, jamu-jamu yang dilarang ini tetap bererdar secara ilegal.

“Untuk itu konsumen sebaiknya lebih teliti mengetahui jenis penyakit yang diderita,” ujarnya. Baca juga: 2 Lokasi Pabrik Jamu Kuat Oplosan di Tangerang Digerebek BPOM.

Apabila memang harus mengkonsumsi jamu yang mengandung BKO, sebaiknya jangan lupa memeriksa tanggal kadaluarsanya. Sementara apabila jamu mengalami perubahan warna, rasa, atau aroma sebelum jatuh tempo kadaluarsa, jangan diminum.

“Lebih baik melakukan pengobatan lain yang lebih aman,” saran Bahdar.(bbs/vic)

Berita Terbaru