oleh

Ini Titik Penyebaran 3 Ton Cairan Antiseptik Buatan LIPI

Kabar6-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) produksi ribuan botol cairan antiseptik pembersih tangan atau hand sanitizer saat virus Covid-19 mewabah. Produk dibuat tanpa menghitung nilai ekonomi karena hand sanitizer tersebut bukan untuk diperjualbelikan.

“Kami yakin dengan merebaknya Covid-19 menjadikan hand sanitizer barang yang langka dan mahal,” ungkap Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Yeni Meliana di Puspiptek, Setu, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (4/4/2020).

LIPI diketahui telah memproduksi 3 ton hand sanitizer sejak pelanggan kedua Maret 2020, dan telah didistribusikan ke sekolah, kantor, lingkungan sekitar hingga 4000 botol ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Ia menjelaskan, awalnya LIPI membuat untuk internal dahulu. Komposisi bahan dasar aman dan sesuai standar yang diperbolehkan.

**Baca juga: Pandemi Corona, Pertamina Tambah 50 Persen Pasokan Gas Melon.

“Seperti etanol teknis, karbomer, propilen glikol, trietanolamir, minyak astiri dan nano silver,” jelas Yeni

Komposisi hand sanitizer buatan LIPI telah dilakukan penelitian sebelumnya. Bahkan, terdapat bahan pelembab kulit sebagai riset kosmetik, hingga sifat anti mikroba.(yud)

Berita Terbaru