Ini Tips Berkendara Aman Saat Terjadi Gempa Bumi

Kasat Lantas Polres Serang AKP Ali Nurahman. (dhi)

Kabar6-Pengendara kendaraan bermotor pun wajib berhati-hati saat terjadi gempa bumi. Seperti yang terjadi di Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin 23 Januari 2018 kemarin, yang berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR).

Gempa yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten itu, hingga kini setidaknya telah terjadi 53 kali gempa susulan. Pengendara bermotor pun harus tahu bagaimana menyelamatkan diri saat memacu kendaraannya.

“Berhenti sejenak sampai gempa berhenti, lihat kanan kiri, ada enggak pohon besar, ada enggak baliho, kemudian antisipasi, khawatir ada pohon, bangunan atau baliho yang roboh, segera hindari,” kata AKP Ali Nurahman, Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Serang Kota, saat ditemui di kantor KPU Kota Serang, Sabtu (27/01/2018).

Terpenting dari semua itu, masyarakat diwajibkan mematuhi semua peraturan lalulintas. Seperti mengenakan sabuk pengaman dan helm bagi pengendara roda dua.

“Yang jelas dalam berkendara, tetap patuhi aturan lalulintas, itu simple, tapi banyak pointnya,” jelasnya.**Baca Juga: Gempa Lebak, Produksi Baja di PT KBS Tetap Berjalan.

Selain itu, pengendara pun harus tetap menjaga jarak aman berkendara. Jika berada di jalan protokol perkotaan, maka kecepatan maksimum kendaraan hanya 60km/jam. Sedangkan jika berada di dalam jalan tol, pertahankan kecepatan antara 80-100 kilometer per jam.

“Termasuk jaga jarak aman. Pakai sabuk pengaman dan jaga jarak aman, itu pasti aman. Untuk menghindari tabrakan,” terangnya.(dhi)