oleh

Ini Kelebihan Teknologi Panen Hujan pada Gedung KP2KTS

Kabar6-Gedung Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (KP2KTS) yang terletak di Kawedanan, Jalan Raya Serua Nomor 1, Kecamatan Ciputat, didesign bisa menampung air hujan dengan kapasitas cukup banyak.

Penerapan teknologi panen hujan pada gedung tersebut, membuat air yang ditampung diperkirakan bisa digunakan hingga dua bulan lamanya oleh penghuni gedung.

Demikian dikatakan Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) Kota Tangsel, Dendi Priyandana di Serpong, Selasa (7/4/2015).

Dendi menyebut, metode panen hujan yang diterapkan pada gedung merupakan hasil riset dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman (Puskim) di Bandung, Jawa Barat.

“Asumsinya, air hujan akan bertahan dan laik kembali diolah selama satu tahun apabila belum terpakai,” ungkap Dendi.

Menurutnya, penggunakan teknologi panen hujan lumayan mengurangi ketergantungan menggunakan air tanah. Sistem ini tidak sepenuhnya mengandalkan keberadaan air tanah, apalagi saat musim hujan.

Selain untuk pengolahan bahan baku air, papar Dendi, dengan sistem panen hujan minimal 20 persen debit air yang terbuang ke saluran pembuangan makin berkurang.

Ia berharap, teknologi ini kedepannya juga dapat diterapkan oleh kalangan industri swasta yang ada di Tangsel. **Baca juga: Wow, Gedung KP2KTS Gunakan Teknologi Panen Hujan.

“Dampaknya memang tidak begitu besar mencegah banjir. Langkah ini hanya sebagai langkah preventif. Tapi jika sudah diterapkan di banyak titik, tentunya debit air ke sungai dan pemukiman makin berkurang,” paparnya.

Keuntungan lain yang bakal didapat adalah penghematan daya listrik untuk kebutuhan pemakaian mesin air. Hal itu berdasarkan, pompa penyaring yang digunakan memiliki daya lumayan rendah hingga mendorong air ke atas.

“Persentasinya (penghematan listrik) pasti ada, apalagi saat masuk waktu musim hujan. Jika pakai jet pump (pompa air jet), listrik yang terpakai lebih besar dibanding dengan langkah penyaringan dari panen hujan,” tambah Dendi.(yud)

Berita Terbaru