oleh

Ini Kata DBMSDA Kabupaten Tangerang Soal Proyek Pembangunan Saluran Air Jalan Bojong-Pemda

Kabar6-Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang memberikan penjelasan ihwal proyek pembangunan saluran air yang berlokasi di Jalan Raya Bojong- Pemda, tepatnya di kawasan Bizlink CitraRaya, Kecamatan Cikupa.

Proyek yang tak diketahui besaran dananya ini merupakan sumbangan dari PT Ciputra Residence, selaku pengembang kawasan Bizlink CitraRaya.

“Proyek crossing saluran air ini sumbangan dari CitraRaya. Bahan materialnya dari sana, sedangkan alat beratnya disediakan oleh kami,” ungkap Sekretaris Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Muchamad Solehudin, kepada Kabar6.com, Rabu (16/9/2020).

Dikemukakan Solehudin, proyek pemasangan gorong- gorong yang melintas di badan jalan sepanjang 12 meter ini diklaim sebagai proyek kerjasama antara pemerintah dengan swasta untuk menanggulangi bencana banjir.

Namun, pihaknya tak bisa menjelaskan landasan hukum sebagai rujukan kerjasama dalam pelaksanaan proyek tersebut.

“Ini kan sumbangsih dari pengembang. crossing saluran untuk menanggulangi banjir di Panongan dan sekitarnya. Semua kita lakukan untuk kepentingan masyarakat. Kalau ditanya aturan hukumnya kita juga tidak tahu, yang pasti kami melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Ini ada orang yang sumbang masak kita tolak,” kata Solehudin dengan gaya tampak gugup.

Solehudin menambahkan, terkait protes warga Bojong, Kecamatan Cikupa yang merasa dirugikan oleh keberadaan proyek itu, dia menganggap bahwa kawasan itu sebelumnya juga sudan menjadi langganan banjir.

Dia juga menampik tudingan bahwa pembangunan saluran air itu lebih menguntungkan pihak PT Ciputra Residence, selaku pengembang kawasan Bizlink CitraRaya.

**Baca juga: ULP Kabupaten Tangerang Tak Pernah Lelang Proyek Saluran Air DBMSDA di Jalan Raya Pemda.

Sebab, kawasan Bizlink kerap dilanda banjir karena lokasinya berada di dataran rendah dan dekat dengan sungai.

“Di Kampung itu dari dulu juga sudah jadi langganan banjir, enggak ada niat kami untuk merugikan warga,”tandasnya.(CR/Tim K6)

Berita Terbaru