Ini Jumlah Tunggakan Utang Pelanggan PDAM TKR

kabar6.com
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PDAM TKR Samsudin.(BL/Tim K6)

Kabar6-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang merilis jumlah tunggakan utang pelanggan atas transaksi air selama beberapa tahun terakhir.

Hingga Oktober 2018, jumlah utang pelanggan tercatat mencapai Rp9,7 miliar berbentuk piutang aktif dan Rp24,5 miliar piutang pasif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PDAM TKR Samsudin mengatakan, pihaknya akan mengambil sejumlah langkah untuk melakukan penagihan atas tunggakan utang terdebut.

Diantaranya, dengan meminta bantuan dari Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang.

“Kami sudah teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan JPN dari Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Kabupaten Tangerang untuk menagih tunggakan utang itu,” ungkap Samsudin, kepada Kabar6.com, Senin (22/10/2018).

Dijelaskan Samsudin, tunggakan utang berjumlah puluhan miliar ini berasal dari pelanggan dengan jenis perusahaan swasta berskala menengah dan perkantoran yang ada di wilayah Tangerang Raya.

PDAM TKR Kabupaten Tangerang, kata dia, sepenuhnya akan menyerahkan sepenuhnya penagihan utang itu ke pihak JPN.

“Kami berharap utang-utang pelanggan itu secepatnya dapat ditagih, agar aktivitas pelayanan berjalan lancar,” katanya.

Lebih lanjut Samsudin menuturkan, tingkat kehilangan air hasil produksi PDAM TKR hingga Juli 2018 terbilang cukup tinggi, yakni mencapai 37 persen.**Baca Juga: PDAM TKR Bakal Ubah Nama Jadi Perumda.

Kehilangan air ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adanya kebocoran fisik maupun nonfisik.

Kebocoran fisik ini bisa berupa kerusakan pipa dan lalainya petugas pecatat meteran. Sedangkan, kebocoran nonfisik bisa terjadi karena adanya pencurian air oleh pihak- pihak yang tak bertanggungjawab.

“Tingkat kehilangan air masih tinggi, per Juli tahun ini saja mencapai 37 persen. Untuk mengantisipasi itu kami akan terus berupaya memperketat pengawasan dan evaluasi rutin,” ujarnya.(BL/Tim K6)